Kapolres dan Dandim Demak Kawal Logistik Pilgub sampai ke Lokasi Terpencil

DEMAK – Satu hari jelang pemungutan suara Pilkada 2018 di Demak, Kapolres dan Dandim Demak ikut langsung kawal pendistribusian logistik. Bahkan keduanya rela naik perahu menjaga kotak suara bersama petugas PPS dan lainnya.

Distribusi kotak suara Pilgub Jateng di Kabupaten Demak. Foto: metrojateng.com

Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo. SIK bersama Dandim 0716 Demak Letkol Inf. Abi Kusnianto harus membantu kelancaran pencoblosan di 14 Kecamatan. Salah satu tantangannya mendistribusikan kotak suara dari PPS Desa Wedung ke TPS Dukuh Gojoyo, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak.

“Hari ini Kami bersinergi untuk mendistribusikan kotak suara dari PPS Desa Wedung menuju ke TPS Dukuh Gojoyo yang harus ditempuh melalui jalur sungai menggunakan perahu karena keterbatasan akses,” kata AKBP Maesa, Selasa (26/6) sore.

Sementara Dandim 0716 Demak Letkol Inf. Abi mengatakan rintangan yang dihadapi bukan hanya jarak yang cukup jauh, namun menjaga 3 kotak suara agar tidak terjatuh ke sungai sangatlah berat.

“Niat kami melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Kami tetap semangat dan ceria menjalankannya bersama anggota KPPS. Bagaimanapun caranya, kotak suara harus sampai di tempat pemungutan,” ujar Letkol Inf. Abi.

Lebih lanjut dijelaskan oleh petugas KPPS, Faroki (44), bahwa di Dukuh Gojoyo terdapat 3 TPS dengan rincian sebanyak 401 DPT di TPS 15, 392 DPT di TPS 16 dan 355 DPT di TPS 17. Ia juga berterima kasih kepada bantuan petugas sehingga logistik kotak suara aman sampai le TPS.

“Terima kasih kepada TNI – Polri telah mengawal kotak suara hingga sampai ke TPS dalam keadaan aman. Seharusnya besok pagi kotak suara didistribusikan, namun melihat medan yang tidak memungkinkan maka harus di distribusikan sore ini,” terangnya.

Pada kesempatan terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, Joko Purnomo mengakui bahwa proses pengiriman logistik untuk pelaksanaan Pilgub Jateng sempat menemui hambatan lantaran sejumlah TPS dibangun di kawasan perbatasan. Sejumlah petugas terpaksa memanggul perlengkapan logistik agar dapat mendukung pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng di ujung perbatasan Wonogiri dengan Jawa Timur.

Bahkan, beberapa petugas KPU juga menyeberangi sungai di Cilacap agar logistik Pilgub tiba di kantor kecamatan, tepat waktu.

“Memang ada beberapa petugas kami yang terkendala saat mendistribusikan logistik Pilgub ke daerah-daerah terpencil. Ada kendala sedikit-sedikit namun itu wajarlah. Ada yang harus menyeberangi sungai. Tetapi ada pula yang harus memanggul logistik hingga naik bukit mengingat lokasinya yang sangat terjal,” ungkap Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo, Selasa (26/6).

Untuk pengiriman logistik Pilgub ke Kepulauan Karimunjawa di Jepara, ia memastikan sudah kelar sejak kemarin. Jumlah TPS yang dibangun di Karimunjawa tak lebih dari 100 titik.

“Itu terpencar di pulau-pulau kecil karena ada warga yang masuk dalam DPT,” cetusnya.

Kendati demikian, Joko mengklaim pendistribusian logistik Pilgub sudah tuntas sampai ke tiap kecamatan sejak 25 Juni kemarin. Kemudian, lanjutnya, dari kecamatan saat ini sudah bergerak ke semua desa di hari ini. (MJ-23/far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

8 + 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.