Kapolda Jateng Tegaskan Brigadir TT Merusak Nama Baik Polri

Sedangkan yang memberatkan adalah yang yang berhubungan dengan yang bersangkutan meninggalkan tugas dengan merusak nama baik Polri. 

MAGELANG – Kapolda Jateng Irjen Pol  Rycko Amelza Dahniel menegaskan, pihaknya mempersilakan TT untuk melayangkan gugatan terkait pemecatan atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap dirinya. Menurutnya, pemecatan Brigadir TT karena yang bersangkutan sudah merusak kehormatan Polri.

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel (kanan) usai serah terima jabatan, 2 Mei 2019. Foto: metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar

“Untuk masalah penyimpangan seks nomor dua, namun dia sudah merusak kehormatan Polri dengan tindakan-tindakannya. Itu yang nomor satu, seperti itu. Kok jadi perhatian wartawan,” katanya usai menghadiri perayaan waisak 2563 BE/2019 di pelataran Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Sabtu (18/5/2019) malam.

Menurut Kapolda, semua orang memiliki hak untuk melakukan gugatan. “Kita tunggu hasil nanti. Kalau gugatan sudah sesuai dengan aturan hukum, silakan. Semua orang punya hak menggugat,” tandasnya.

Kapolda kembali menjelaskan, untuk kasus penyimpangan seksnya itu, merupakan persoalan nomor dua. Sedangkan yang memberatkan adalah yang yang berhubungan dengan yang bersangkutan meninggalkan tugas dengan merusak nama baik Polri.

Sebagaimana diketahui, anggota Polda Jateng berinisial TT dipecat karena memiliki orientasi seksual sesama jenis. Karena tidak terima dengan pemecatan itu, TT menggugat SK pemecatannya ke PTUN Semarang. (MJ-24)

Ucapan Lebaran 1440

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.