KAI Siapkan Layanan Khusus Angkutan Barang

Jelang Idul Fitri 1441 H

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan layanan Perjalanan Kereta Api Luar Biasa (KLB) untuk
membantu masyarakat mengirimkan barang ke berbagai tujuan di Pulau Jawa menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Inisiatif ini merupakan respon perseroan agar tetap memberikan layanan yang optimal di tengah larangan
mudik yang keluarkan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran pandemi covid-19.

Layanan Perjalanan KLB ini akan mengangkut kiriman barang untuk berbagai segmen, mulai dari UMKM hingga
perusahaan besar dengan biaya yang menarik. Misalnya, pengiriman barang untuk relasi Madiun – Surabaya
hanya Rp200 per kg, Jakarta – Surabaya Rp1.500 per kg. Adapun untuk setiap barang yang diangkut dikenakan
tarif minimal 5 kg.

“Kami berharap layanan ini dapat membantu masyarakat berbagi kebahagiaan dengan handai taulan di
kampung halaman di hari kemenangan, meskipun tidak dapat bertemu secara fisik,” ungkap VP Public
Relations KAI Joni Martinus.

Pada layanan ini, dia menambahkan, KAI menyiapkan gerbong bagasi berkapasitas 20 ton agar masyarakat
dapat mengirimkan barang dalam berbagai ukuran dengan mudah. Adapun stasiun yang melayani angkutan
barang menggunakan KLB adalah Stasiun Jakarta Kota, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta,
Solo Balapan, Madiun, dan Surabaya Pasarturi.

“Tujuannya agar semakin banyak barang yang didistribusikan dengan kereta api, dimana angkutan barang
dengan kereta api memiliki keunggulan berupa aman, tepat waktu, dan efisien,” jelas Joni.

Masyarakat dapat mempercayakan pengiriman barangnya seperti dokumen, paket, produk industri, produk
UMKM, e-commerce, makanan, sayur mayur, sepeda, motor, dan lain-lain kepada KAI.

Sejak dibuka 12 Mei lalu, sudah 25 ton barang yang dikirimkan masyarakat melalui KLB hingga 19 Mei. Rute
yang menjadi favorit pengiriman adalah Jakarta – Surabaya dengan volume barang kiriman mencapai 12.742
kg. Pada periode tersebut masyarakat sudah mengirimkan paket, makanan olahan, sepeda, motor, dan
barang-barang lainnya menggunakan kereta api.

Dalam pelayanan angkutan barang menggunakan KLB ini, dia melanjutkan, KAI tetap menerapkan protokol
pencegahan penyebaran Covid-19. KAI membekali petugas dan ruang kerja dengan masker, sarung tangan,
hand sanitizer, thermo gun, dan wastafel portable sehingga kebersihan tetap terjaga.

“Kami juga secara rutin melakukan penyemprotan disinfektan pada barang-barang hantaran di stasiun
keberangkatan dan kedatangan. Di samping itu penyemprotan juga dilakukan pada kantor/loket ekspeditur di
stasiun, terminal, gerbong barang, dan gudang,” terang Joni.

Untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, Joni memastikan layanan angkutan barang menggunakan
KLB tersebut buka setiap hari.

“Meskipun ada cuti bersama dan libur Lebaran, KAI berkomitmen untuk tetap melayani angkutan barang
melalui KLB,” tutupnya.(ris)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.