Kades di Kendal Laporkan Warganya Gara-gara Dituduh Terima Suap

Saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu, AS menuduh Kades Mojoagung menerima suap dalam penjaringan perangkat desa.

KENDAL – Samsul Ma’arif, Kepala Desa Mojoagung Kecamatan Plantungan Kabupaten Kendal, melaporkan warganya atas dugaan pencemaran nama baik. Dia tidak terima lantaran dituduh menerima suap dalam penjaringan perangkat desa.

Kuasa hukum Kades Mojoagung melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Kendal, Kamis (7/2/2019). Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Belasan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) mendatangi Mapolres Kendal, Kamis (7/2/2019) untuk memberikan dukungan kepada Samsul Ma’arif.

Didampingi kuasa hukumnya Antoni Yuda Timor, Samsul melaporkan AS. Saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu, AS menuduh Kades Mojoagung menerima suap dalam penjaringan perangkat desa.

“Padahal dalam aturan sudah dijelaskan bahwa kepala desa tidak berwenang untuk menentukan hasil seleksi perangkat desa,” kata Antoni.

Samsul pun sudah meminta kepada yang bersangkutan untuk menunjukkan bukti kalau dia menerima suap seperti yang dikatakan saat demo waktu lalu. “Warga yang kami laporkan tersebut mengarang cerita seolah-olah dalam seleksi perangkat tahun 2017 menerima suap karena AS yang rangking pertama  tidak diterima,” jelas Samsul.

Awalnya ia tidak mau membawa kasus tersebut ke ranah hukum dan diselesaikan secara kekeluargaan. Namun menurut Samsul tidak ada itikad baik dari AS.

Kini dia sudah menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum agar laporannya ditindaklanjuti pihak kepolisian. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.