Kader Lawas Tersingkir, Banteng Klaten Geruduk PDIP Jateng

pdip-klaten-geruduk-semarang
200 kader PDIP Klaten menggeruduk Kantor DPD PDIP Jateng di Panti Marhaenis Rabu (25/3). Foto: metrojateng.com/MJ-09

SEMARANG – Lebih dari 200 kader PDIP Klaten menggeruduk Kantor DPD PDIP Jateng di Panti Marhaenis, Jalan Brigjen Sudiarto, Semarang, Rabu (25/3). Mereka resah karena muncul rumor DPD akan mengganti orang-orang lama di DPC dengan pendatang baru.

Penggantian itu membuat kader lama merasa tersingkir. Mereka khawatir hal itu berdampak pada kekalahan pada pemilihan kepala daerah (pilkada) mendatang.

“Kita datang ke sini karena ada isu bahwa yang akan mendapat rekomendasi adalah orang-orang baru. Kami khawatir yang bekerja dalam Pilkada 2015 malah orang-orang yang tidak berkompeten,” kataAnggota DPRD Klaten Hamenang Wajar Iswoyo,di Panti Marhaenis.

Hamenang datang bersama perwakilan 11 PAC PDIP Klaten. Menurutnya, PDIP Klaten resah sebab para kader madya dan senior tak mendapatkan rekomendasi meski sudah lama mengabdi. Bahkan banyak kader berprestasi yang memenangkan Pileg, dan sukses membantu Pilgub, disingkirkan oleh orang baru yang tak paham dengan kondisi di lapangan.
Isu itu, menurut Hamenang, sudah terkonfirmasi pada 11 dari 26 PAC di Klaten. Nyatanya benar, rekomendasi posisi ketua di 11 PAC jatuh pada kader baru. Padahal aturan menjadi ketua PAC menurut AD/ART pasal 606/607 terdapat syarat mutlak.
“Maka kami harus ketemu dengan DPD dan menanyakan sendiri mengapa seperti ini, kata Ketua PAC Kecamatan Krucuk, Klaten itu.

Para kader akhirnya ditemui oleh Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Bintoro. “Kami belum mengkalkulasi secara menyeluruh sehingga kader PDIP diharapkan tak termakan rumor negatif itu,” katanya. (MJ-09)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

25 − 16 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.