Kabupaten Magelang Raih Penghargaan Pembina Kampung Iklim

KLHK mendorong masyarakat untuk turut secara aktif peduli dalam pengendalian perubahan iklim

MUNGKID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sukses meraih penghargaan Pembina Program Kampung Iklim (Proklim) Daerah tingkat nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim. Bupati Magelang Zaenal Arifin langsung menerima penghargaan itu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Bupati Magelang saat menerima penghargaan pembina kampung iklim Daerah Tingkat Nasional, dari Direktorat Jendral Pengendalian Perubahan Iklim di Jakarta, Rabu (24/10). Foto: metrojateng.com/dok istimewa

Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK, Ruandha Agung Sugardiman, dalam laporannya mengatakan bahwa acara ini merupakan Hari Aksi Pengendalian Perubahan Iklim (HAPPI) yang dilaksanakan dalam rangka mendorong masyarakat untuk turut secara aktif peduli dalam pengendalian perubahan iklim melalui aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Melalui kegiatan ini, KLHK selaku koordinator nasional, telah berkomitmen untuk menahan laju pemanasan global melalui penandatanganan di dalam kesepakatan Paris Agreement.

Dalam kegiatan ini, lanjut Agung, Menteri LHK, Siti Nurbaya juga akan menyerahkan penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) kepada 33 lokasi yang telah memenuhi syarat dan kriteria sebagai Proklim Utama.

Selain itu penghargaan diberikan juga kepada 10 Pemerintah Daerah Provinsi dan 41 Kabupaten dan Kota yang telah mengeluarkan kebijakan dan peraturan di tahun 2018 untuk mendukung pelaksanaan Proklim di wilayahnya.

Siti Nurbaya berharap seluruh Kabupaten dan Kota yang telah mendapatkan penghargaan ini nantinya dapat menjadi agen-agen pembawa perubahan, sehingga kemudian semakin banyak terbangun kampung iklim di seluruh wilayah Indonesia.

“Bapak Presiden juga menyisipkan pesan, bahwa dunia juga menghadapi ancaman perubahan iklim,” kata Siti.

Dia mengungkapkan, pemanasan global saat ini dengan level 1 derajat celcius pada tahun 2017, telah terjadi dampak negatif akibat perubahan iklim. Di antaranya bencana alam, perubahan cuaca secara ekstrem, dan kurangnya bahan makanan dan air bersih di berbagai wilayah belahan bumi.

Khusus Kabupaten Magelang, penghargaan Proklim bisa diterima melalui dua desa yakni Desa Wonogiri, Kecamatan Kajoran dan Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, sangat mengapresiasi kerja keras Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang yang selama ini telah sukses melakukan pembinaan kampung iklim di Desa Wonogiri dan Desa Tamanagung. Ia juga mengaku bangga dengan peran serta masyarakat yang secara aktif ikut menyukseskan program tersebut. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.