KA Joglosemarkerto Diminati Penumpang Pantura

Saban hari ketika beroperasi rata-rata kursinya yang terisi sudah 90 persen.

SEMARANG- Tingkat keterisian penumpang Kereta Api Joglosemarkerto berselang 12 hari setelah peresmian jalur baru telah mencapai 95 persen

Kereta Kaligung mogok di perlintasan Sekopek Kendal, Selasa (25/9/2018). Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto mengatakan tingginya okupansi Joglosemarkerto disebabkan banyaknya calon penumpang yang ingin menjajal layanan kereta
tersebut untuk kepentingan bisnis dan berekreasi.

“Sejak 1 Desember sampai sekarang, okupansinya Kereta Joglosemarkerto di atas 95 persen. Trayeknya yang paling diminati yaitu dari Stasiun Semarang Tawang menuju Stasiun Purwokerto. Kemudian dari Purwokerto menuju arah Yogyakarta maupun Solo,” kata Suprapto, Kamis (13/12/2018).

Ia mengakui sosialisasi melalui media soaial tentang layanan kereta yang ditopang sembilan gerbong ini sedikit demi sedikit sudah bisa menjangkau seluruh kalangan masyarakat.

“Saban hari ketika beroperasi rata-rata kursinya yang terisi sudah 90 persen. Dari Yogyakarta ke Purwokerto penumpangnya sama-sama banyaknya,” ungkapnya.

Penumpang, kata dia, juga ada anak sekolah juga memanfaatkan waktu akhir pekannya dengan naik KA Joglosemarkerto. Sebab kereta tersebut punya rute sangat panjang dari Semarang-Kendal-Tegal-Purwokerto-Kutoarjo-Yogyakarta-Solo-Semarang.

“Paling banyak penumpang yang naik dari jalur utara Jateng. Ternyata pangsa pasarnya yang dominan di Tegal, Purwokerto dan Pekalongan,” ujarnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.