Juru Parkir Dominasi Aduan ke Tim Saber Pungli

Juru parkir akan memperoleh gaji saat parkir berlangganan berlaku.

SEMARANG- Tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Kota Semarang dan Dinas Perhubungan Kota Semarang menggelar sosialisasi pencegahan pungli di jalanan yang melibatkan juru parkir. Juru parkir mendominasi aduan masyarakat yang masuk ke sistem pelaporan Saber Pungli.

Para juru parkir resmi mengikuti sosialisasi dan pengarahan dari Tim Saber Pungli Kota Semarang di Gedung Juang 45, Rabu (1/8). Foto metrojateng.com/Masrukhin Abduh

“Salah satu keluhan yang paling banyak diterima melalui sistem pelaporan tim saber pungli Kota Semarang adalah juru parkir yang menarik uang parkir melebihi ketentuan peraturan daerah,” kata AKP Ahmad Nurrochim, Tim Tindak Saber Pungli Kota Semarang dalam sosialisasi dan pengarahan juru parkir yang berlangsung di Gedung Juang 45 Jalan Pemuda, Kota Semarang, Rabu (1/8).

Menurut Ahmad, dalam pengarahan itu pihaknya menekankan pada pemberantasan pungli parkir kendaraan di pinggir jalan. Pasalnya, saat ini banyak sekali aduan dari masyarakat yang mengeluhkan kinerja juru parkir sehingga perlu adanya penertiban utamanya bagi juru parkir liar.

Kabid Perparkiran dan Pengendalian Ketertiban Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan menjelaskan, sosialisasi kepada puluhan juru parkir atau jukir resmi ini merupakan kali ketiga.

Saat ini menurut Danang, ada sekitar 600 juru pakir resmi yang berada di bawah Dishub Kota Semarang. Pihak dinas tengah mengusulkan mereka untuk memperoleh gaji dari Pemkot Semarang.

“Jadi salah satu program untuk menangani persoalan parkir adalah kita akan menerapkan parkir berlangganan. Rencananya berlaku akhir tahun ini. Nanti juru parkir ini dapat gaji sesuai UMK,” ujar dia. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.