Juara Karya Ilmiah, Intan Permatasari Bakal Diberangkatkan ke Taiwan

Pertukaran pelajar di Taiwan tersebut untuk memperkenalkan budaya Indonesia dan belajar pengembangan bisnis.

Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Dan Komunikasi (Program Studi Ilmu Komunikasi) USM, Intan Permatasari meraih juara pertama dalam ajang Mawapres 2019. (Foto: metrojateng.com/Ade Lukmono)

SEMARANG – Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Dan Komunikasi (Program Studi Ilmu Komunikasi) Universitas Semarang (USM), Intan Permatasari menjadi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) 2019 tingkat USM setelah menyabet juara pertama dan menyingkirkan 10 mahasiswa lainnya.

Dengan judul makalah “Penerapan Literasi Media untuk Mengatasi Berita Hoax bagi Masyarakat Indonesia di Era Milenial dalam Mencapai Sistem Development Goals (SDG)”, Intan mendapatkan nilai tertinggi, yaitu 93,17.

Wakil Rektor III sekaligus juri, Chaerul Latif menjelaskan ada tiga komponen penilaian yang diujikan kepada mahasiswa yang mengikuti pemilihan mahasiswa berprestasi, yaitu makalah harus sesuai dengan kompentensinya, presentasi karya ilmiah yang baik, serta kemampuan Bahasa Inggris aktif yang baik pula.

“Pemilihan mahasiswa berprestasi ini bertujuan untuk memacu perkembangan potensi mahasiswa USM. Selain itu kegiatan ini diadakan untuk memilih seorang mahasiswa sebagai perwakilan untuk berpartisipasi dalam pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat Jawa Tengah,” ungkapnya, Selasa (9/2/2019).

Sebagai penghargaan atas terpilihnya Intan Permatasari sebagai “Mahasiswa Berprestasi 2019 USM”, gadis kelahiran Grobogan, 6 Februari 1998 ini akan diberangkatkan ke Taiwan dalam program pertukaran pelajar selama 10 hari ke National Dong Hwa University (NDHU) pada Maret mendatang.

Humas FTIK USM, Febrian Wahyu Christanto menambahkan, rangkaian kegiatan pertukaran pelajar di Taiwan antara lain adalah perkenalan budaya Indonesia dan belajar berbisnis. Ke depannya, lanjut dia, FTIK USM akan semakin gencar melatih mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah untuk membantu masyarakat dan dipublikasikan untuk kepentingan pendidikan. (ade)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.