Jualan Togel, Gerombolan Ibu-ibu Muda Diciduk Polisi

Ibu-ibu muda itu di antaranya itu dicokok polisi saat menjual togel di pinggir Jalan Wolter Monginsidi Pedurungan.

SEMARANG – Gara-gara tepergok jualan togel, gerombolan ibu-ibu muda kini harus mendekam di sel tahanan. Kasi Pidum Kejari Semarang, Bambang Rudi Retmoko, yang menangani kasus tersebut mengatakan, ada tiga perempuan dan seorang pria yang menjadi pelaku judi togel tersebut.

 

ilustrasi

 

Empat orang tersebut dalam waktu dekat akan menjadi proses persidangan di PN Semarang, Krapyak.

“Ini baru dilimpahkan ke pengadilan. Itu kasusnya judi togel. Perkaranya sudah ditangani oleh jaksa. Awalnya kasus togel itu kan ditemukan oleh Polrestabes Semarang. Pelakunya tiga ibu-ibu dan seorang pria. Usianya kisaran 20 tahun sampai 40 tahun,” kata Bambang, Kamis (18/4/2019).

Keempat pelaku judi togel tersebut antara lain, Mirtha Arum (23 tahun), Rara Widaya (24 tahun), Adella Ramadani (24 tahun), Yohanes Waluyo (40 tahun).

Ia menyatakan gerombolan ibu-ibu muda itu Dicokok polisi saat mengedarkan togelnya di pinggir Jalan Wolter Monginsidi Pedurungan. Seorang pria ditangkap saat berada di kiosnya.

“Kejadiannya Minggu 10 Februari 2019. Sekitar 20.30 WIB. Di pinggir jalan saat menjual judi togel,” tandasnya. (far)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.