Jelang Pemberangkatan, Banyak Calon Haji Lansia Alami Hipertensi

SEMARANG – Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek menyatakan telah melakukan persiapan akhir untuk mendukung pelaksanaan pemberangkatan calon jemaah (calhaj) haji ke Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi.

Ilustrasi. Foto: dok metrosemarang.com

Salah satu persiapannya dengan melakukan cek kesehatan kepada semua jemaah haji yang akan berangkat perdana akhir bulan ini.

“Persiapannya semua bagus kok. Saya sudah baca laporannya. Tetapi, banyak yang mengeluh sakit karena faktor usianya yang sudah tua. Keluhan sakit hipertensi paling banyak ditemukan,” kata Nila, usai menghadiri rangkaian kegiatan Kongres Nasional Obstetri dan Ginekologi (KOGI) XVII di Gedung Merapi Kompleks PRPP Semarang, Selasa (24/7).

Ia menambahkan saat ini sudah membentuk tim promotif prefentif untuk menanggulangi keluhan penyakit yang diderita para calhaj.

Setiap kelompok terbang (kloter), ujarnya, akan dikawal untuk diingatkan supaya membawa bekal peralatan medis yang mencukupi selama di Mekkah.

Bekal-bekal yang harus disiapkan itu juga termasuk obat-obatan, sandal dan perlengkapan untuk melindungi diri dari potensi penyakit.

“Botol air untuk membasuh muka juga harus disiapkan. Itu semua tugasnya tim promotif prefentif. Selain itu, kita bentuk regu sigap cepat,” ungkap Nila.

Sedangkam untuk sarana dan prasarana selama di Mekkah, ia mengungkapkan saat ini sudah selesai dibangun. Sistem kantong kesehatan haji di Mekkah sudah berjalan baik.

Hanya saja, Nila mengingatkan kepada para calhaj supaya menghindari kontak fisik maupun selfie dengan unta yang kerap ditemukan di Arab Saudi.

“Jauhi untanya. Jangan berfoto dengan unta. Karena liurnya berbahaya dan bisa menularkan meningitis,” tutur Nila. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.