Jateng Sangat Potensial Terapkan Digitalisasi Koperasi

Untuk membuat koperasi beralih ke sistem digital masih butuh sejumlah upaya. Sebab, sejauh ini basis mereka masih konvensional.

SEMARANG – Gerakan digitalisasi koperasi sangat potensial diterapkan di Provinsi Jawa Tengah. Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Provinsi Jawa Tengah pun mendorong agar pemerintah kabupaten dan kota turut merespons positif upaya ini.

Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah menggelar evaluasi workshop aplikasi digitalisasi sistem laporan keuangan koperasi di Kantor Dinas KUKM Jateng, Senin (30/9/2019). Foto: metrojateng.com/anggun puspita

Kabid Kelembagaan Dinas KUKM Provinsi Jawa Tengah, Bima Kartika mengatakan, untuk merealisasikan gerakan digitalisasi itu pihaknya menggandeng PT Sadewa Jawara untuk pengembangan aplikasinya.

“Karena kami ingin melakukan digitalisasi terhadap koperasi, maka untuk tahap awal kami akan garap 600-700 koperasi dari 25.000 koperasi di Jawa Tengah,” ungkapnya di sela acara workshop evaluasi sistem digitalisasi koperasi di Kantor Dinas KUKM Jateng, Senin (30/9/2019).

Sadewa juga sudah melakukan sosialisasi di kabupaten dan kota. Sedangkan, pada kesempatan ini 100 koperasi juga hadir untuk melihat sejauh mana program digitalisasi ini berjalan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini pelaku koperasi bisa paham dan meneruskan informasi kepada lainnya. Sebab, sejauh ini juga masih ada kendala dalam implementasi digitalisasi koperasi,” katanya.

Diketahui, kendala itu di antaranya dari sisi SDM karena setiap pengurus koperasi memiliki kualitas yang berbeda. Kemudia juga ada kendala dari sisi sarana prasarana, khususnya di daerah pelosok jaringan untuk mengembangkan digitalisasi belum memadai.

Sementara CEO PT Sadewa Jawara, Ery Pertinda Saputra mengatakan, untuk membuat koperasi beralih ke sistem digital masih butuh sejumlah upaya. Sebab, sejauh ini basis mereka masih konvensional.

“Dari sisi business flow, kerangka kerja koperasi masih konvensional. Padahal zaman sekarang pasar menuntut kecepatan. Maka kami berupaya membuat aplikasi digital yang mumpuni untuk koperasi agar bisa mengekspansi bisnis mereka secara digital,” tandasnya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.