Jalan Kota Lama Bakal Semakin Menarik dengan Batu Andesit

Batu andesit saat ini sedang dipasang di Jalan Brigjen Suprapto, kawasan Kota Lama.

SEMARANG- Pemasangan batu andesit di jalan kawasan Kota Lama Semarang telah disetujui oleh kontraktor. Rencana semula, jalanan Kota Lama akan dipasang paving, tapi kinni berbah menjadi andesit.

Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meninjau revitalisasi Kota Lama Semarang, Rabu (3/10/2018). Foto: metrojateng.com/Masrukhin Abduh

Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, mengatakan batu andesit saat ini sedang dipasang di Jalan Brigjen Suprapto, kawasan Kota Lama. Pengerjaannya hingga kini telah mencapai 35 persen.

“Dengan adanya revisi desainjalan dari paving menjadi batu andesit, Kita harapkan Desember 2018 pengerjannya semua bisa selesai. Jalanan Kota Lama bakal jadi menarik,” kata dia yang juga Wakil Wali Kota Semarang saat meninjau proyek revitalisasi Kota Lama, Rabu (03/10/2018).

Dikatakannya, pedestrian atau jalan-jalan di Kawasan Kota Lama semuanya akan dibuat menjadi bagus. Pengerjaan dengan menggunakan batu andesit diakui lebih sulit daripada dengan menggunakan pemasangan batu paving.

“Sudah disepakati jarak antara batu andesit untuk Jalan Letjend Suprapto 1 sentimeter sampai 1,5 sentimeter. Nantinya begitu juga untuk jalan-jala yang lain,” ujarnya.

Dia berharap setelah terpasang batu andesit tidak akan ada pembongkaran lagi akibat proyek-proyek kegiatan infrastruktur seperti pembangunan saluran air.

“Kalau sudah rampung dan dimanfaatkan masyarakat, harapannya tidak semuanya dibongkar lagi. Tapi hanya di titik-titik tertentu, karena sebagian sudah ada saluran untuk kabel PLN, PDAM dan serat optik,” katanya.

Perwakilan kontraktor revitalisasi Kota Lama, PT Abipraya, Dimas Yuda Pradipta mengatakan, saat ini progres pembangunan saluran air, pemasangan paving dan peletakan tiang pancang untuk polder di bekas Bundaran Bubakan.

“Adanya perubahan desain pasti berpengaruh terhadap jadwal penyelesaian proyek. Kami akan melakukan percepatan supaya kegiatan dapat selesai tepat waktu,” ujarnya. (duh).

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.