indonesia-cari-bakat

Jaga Pertumbuhan Ekonomi, Hendi Minta Pilwalkot 2020 Jangan Sampai Ada Gegeran

Walikota Hendrar Prihadi saat kegiatan sholat Isya bersama di Masjid Al Furqon, Kelurahan Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.

SEMARANG – Wali Kota Hendrar Prihadi mengingatkan masyarakat untuk dapat selalu menjaga kerukunan. Dengan terjaganya kerukunan antar masyarakat, pertumbuhan ekonomi di Ibu Kota Jawa Tengah ini dapat terus dijaga dalam tren positif.

Hal itu disampaikan Hendi, sapaan akrab walikota usai melakukan sholat Isya bersama di Masjid Al Furqon, Kelurahan Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang belum lama ini.

Hendi menyebutkan target pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah sebesar 7% pada 2023, pada tahun 2018 pertumbuhan ekonomi Kota Semarang tercatat telah berada pada 6,52%. Sehingga dengan situasi kondusif yang terus dirawat, harapannya akan dapat mendukung Kota Semarang mencapai target tersebut.

‘’Kita dapat berkontribusi mewujudkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi tersebut di dunia tahun 2045. Kontribusi kita dengan menjaga situasi di Indonesia kondusif dan tidak ada gejolak,’’ katanya.

‘’Maka agar pertumbuhan ekonomi ini terus genjot, salah satu harapannya saat ada Pemilihan Wali Kota Semarang 2020 jangan sampai ada gegeran,” tambahnya.

Di sisi lain Hendi pun memuji masyarakat Kelurahan Pandean Lamper yang mampu menunjukkan kerukunan warganya, yaitu ketika ada kegiatan sholat Isya bersama yang dihadirinya, juga turut dihadiri pemuka agama lain untuk mendukung.

“Alhamdulillah di Kota Semarang khususnya Kecamatan Gayamsari perbedaan agama yang muslim ataupun non muslim sudah melebur menjadi satu. Contohnya bersilaturahmi dalam kegiatan sholat Isya berjamaah di Masjid dihadiri bapak pendeta, ini menunjukkan kerukunan yang luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu Hendi juga menyampaikan apabila warga menjumpai hal yang kurang baik di lingkungannya agar segera mengkomunikasikan dengan pihak pemerintah.

“Kalau ada yang jelek komunikasikan dengan pemerintah, sudah tugas kita bersama untuk memperbaiki. Warga bisa memperbaiki lewat kerja bhakti misalnya. Kalau tidak mampu diperbaiki warga, maka laporkan kepada pemerintah, sampaikan, maka Insya Allah semua masalah yang dihadapi bisa diselesaikan bersama-sama,” tegasnya.

Dirinya pun menekankan jika keberhasilan Kota Semarang bukan semata-mata kerja seorang walikota, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh warga. (Abduh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.