Jafri Sastra Terkesan dengan Dukungan Suporter Semarang

Dalam 11 pertandingan bersama Jafri Sastra, PSIS sudah mengumpulkan 22 poin dan bertengger di peringkat 10

MAGELANG – Pelatih Jafri Sastra memberi pujian setinggi-tingginya kepada suporter PSIS. Bukan semata karena koreo spesial untuk dirinya, dukungan fans Mahesa Jenar menjadi kekuatan ekstra bagi Hari Nur Yulianto dkk.

Jafri Sastra sukses mencuri hati suporter PSIS. Koreo khusus dipersembahkan untuknya saat laga PSIS vs Persib, Minggu (18/11/2018). Foto: metrojateng.com/tri wuryono

Duel PSIS kontra Persib Bandung di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (18/11/2018), jadi momentum yang tak akan dilupakan oleh Jafri Sastra. Skuad besutannya sukses memenangi laga dengan skor telak 3-0, plus ‘hadiah’ spesial dari kelompok suporter Panser Biru.

Di awal babak kedua, ribuan suporter yang menempati tribun selatan tersebut membuat koreografi 3 dimensi dengan poster bergambar Jafri Sastra di tengah-tengahnya. Sedangkan di kedua sisi berisi angka 185 dan 1932 yang merujuk tahun kelahiran PSIS.

“Itu sangat luar biasa dan saya sama sekali tidak duga sebelumnya. Tentunya saya sangat mengapresiasi atas dukungan yang diberikan oleh suporter,” kata Jafri seusai laga.

Pelatih 53 tahun itu terkesan dengan sambutan suporter Semarang. Meski baru bergabung di paruh musim, Jafri mampu mencuri hati fans.

“Saya datang ketika posisi tim sedang kurang bagus. Tapi saya hanya berusaha menerapkan ilmu yang saya punya, dan alhamdulillah pemain juga mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat Semarang,” dia menambahkan.

Jafri direkrut untuk menggantikan Vincenzo Alberto Annese yang dipecat usai menjalani 20 pertandingan. Pasahal saat itu Jafri juga baru saja diputus kontrak oleh Persis Solo.

Eks pembesut Persipura Jayapura punya tugas berat untuk mendongkrak posisi Mahesa Jenar dari zona merah. Jafri pun menjawab tantangan tersebut.

Setidaknya dari 11 laga yang sudah dilalui, PSIS-nya Jafri lebih baik ketimbang Annese, dengan menorehkan tujuh kemenangan, sekali seri dan tiga kali kalah. Dengan jumlah pertandingan yang sama, PSIS-nya Annese hanya sanggup mengukir tiga kali menang, dua imbang dan enam kekalahan.

Koreo Panser Biru yang ditujukan untuk Jafri Sastra. Duel PSIS kontra Persib disaksikan 19.695 penonton. Foto: metrojateng.com/tri wuryono

Dalam 11 pertandingan bersama Jafri Sastra, PSIS sudah mengumpulkan 22 poin dan bertengger di peringkat 10. Di era Annese, Mahesa Jenar hanya mengemas 20 poin dari 20 laga.

Meski sudah hampir dipastikan lolos dari degradasi, Jafri berjanji akan berusaha membawa timnya meraih hasil maksimal di tiga laga tersisa. “Tentu kami berharap terus dukungan suporter, karena masih ada satu pertandingan home lawan Persipura,” tandasnya.

PSIS dijadwalkan melakoni pekan ke-32 di kandang Madura United pada Senin (26/11). Setelahnya tim berlogo Tugu Muda akan menjamu Persipura, Minggu (1/12) dan menjalani laga pamungkas di markas Persebaya, Minggu (8/12). (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.