Jadi Tersangka, Slamet Ma’arif akan Diperiksa di Polda Jateng

Slamet Ma’arif dijerat pasal 280 ayat (1) UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Pasal tersebut mengatur tentang larangan kampanye di luar jadwal, yang telah ditetapkan oleh penyelenggara Pemilu.

SOLO  – Polresta Surakarta memindahkan lokasi pemeriksaan Slamet Ma’arif ke Mapolda Jawa Tengah. Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 itu akan diperiksa sebagai tersangka dugaan pelanggaran kampanye pada Rabu (13/2) lusa.

Slamet Ma’arif akan diperiksa sebagai tersangka di Mapolda Jateng. Foto: metrojateng.com

“Hanya lokasi pemeriksaan saja yang dialihkan ke Mapolda Jateng. Faktor keamanan yang dijadikan pertimbangan,” ujar Wakapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai, Senin (11/2/2019).

Dia menegaskan bahwa pemindahan tersebut semata-mata alasan keamanan. Tim penyidik yang menangani kasus Slamet Ma’arif tetap anggota Satreskrim Polresta Solo. 

Surat panggilan pemeriksaan tersangka Slamet Ma’arif bernomor S.Pgl/48/II/2019/ Satreskrim Solo sudah diserahkan ke kuasa hukum.

Slamet Ma’arif dijerat pasal 280 ayat (1) UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Pasal tersebut mengatur tentang larangan kampanye di luar jadwal, yang telah ditetapkan oleh penyelenggara Pemilu.

“Ancaman pidana penjara maksimal satu tahun dan denda maksimal Rp12 juta (pasal 492 UU Pemilu), atau penjara dua tahun dan denda paling banyak Rp24 juta (pasal 521 UU Pemilu),” kata Andy Rifai.

Kampanye di luar jadwal tersebut berlangsung ketika Slamet Ma’arif menyampaikan ceramah pada kegiatan Tabligh Akbar PA 212 Solo Raya di Gladag, pada Minggu (13/1) lalu. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.