Jadi Pengedar Sabu, Pegawai Bank Dicokok BNN Jateng

Sabu-sabu diperoleh dari seorang narapidana di Lapas Kelas IIA Sragen bernama Joko Prihatin alias Bolot.

SEMARANG – Kasus peredaran obat-obatan terlarang semakin mengkhawatirkan. Tak cuma menyasar pelajar, pengedar narkoba kini juga berasal dari para pegawai kantoran.

BNN Jateng meringkus dua pengedar sabu di wilayah Soloraya. Foto: metrojateng.com/fariz fardianto

Yang terbaru, seorang pegawai bank terkemuka di Klaten harus berurusan dengan petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah lantaran tepergok mengedarkan sabu.

Indra Bagus, seorang pria berusia 28 tahun ditangkap petugas saat hendak mengedarkan bubuk haram tersebut, Jumat (14/9) pekan kemarin.

Penangkapan Indra hasil pengembangan penyelidikan setelah petugas meringkus Heru Prasetyo, warga Jagalan, Jebres, Solo, di Jalan Samratulangi, Jebres, Solo, Jumat sekitar pukul 23.30 WIB karena kasus serupa.

“Dari penangkapan Heru itu, tim kemudian melakukan control delivery dan akhirnya ditangkaplah Indra yang merupakan salah satu pemesannya,” kata Kepala BNN Jateng, Brigjen Pol. M. Nur, saat gelar perkara di markasnya, Jalan Madukoro, Semarang, Jumat (21/9/2018).

Nur mengatakan dari tangan Indra, petugasnya menyita 20 gram bubuk sabu. Selain itu, ada pula barang bukti (barbuk) 30 gram sabu.

Barbuk itu diperoleh dari seorang narapidana di Lapas Kelas IIA Sragen bernama Joko Prihatin alias Bolot.

“Kita kemudian berkoordinasi dengan kepala LP Sragen untuk meringkus Joko. Dari pemeriksaan terhadap Joko, disita dua buah handphone yang digunakan untuk berkomunikasi dengan pelaku,” katanya.

Nur menambahkan Joko dan Heru selama ini memang memiliki kedekatan keluarga sehingga mudah berkoordinasi dalam menjalankan operasi peredaran narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Soloraya.

Kabid Pemberantasan BNNP Jateng, AKBP Suprinarto, menyebut bahwa kedua tersangka sedang diperiksa di markasnya.

Mereka dijerat pasal berlapis. Mulai Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 132 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara hingga pidana mati. (far)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.