“Itu Jalan Pemuda masih milik negara kan?”

mal-paragon-semarang-disoal-warga
Rekayasa lalu lintas di depan mal Paragon, Jl Pemuda menuai kritikan warga Semarang. Foto: metrosemarang.com/ ade lukmono

SEMARANG – Seorang pengguna jalan, Sutrisno merasa terganggu dengan adanya rekayasa lalu lintas yang mengarah ke gedung Mal Paragon Semarang. Menurutnya, itu membuat sebagian jalan yang seharusnya dipakai oleh umum, sekarang hanya dinikmati sebagian orang saja.

“Otomatis masyarakat yang menggunakan Jalan Pemuda di depan Mal Paragon menjadi berdesak-desakan di lajur tengah dan kanan,” gerutu pria yang bekerja sebagai marketing sebuah bank tersebut, Jumat (3/7) siang.

Dia menambahkan, keadaan akan lebih parah jika ada lebih banyak kendaraan yang ingin masuk ke Mal daripada lurus menuju arah Tugu Muda. Kendaraan yang kebanyakan adalah mobil mengantre dan mengular, bahkan sampai depan gedung kantor Pertamina.

Dia mengatakan, yang dia sesalkan bukan hanya tentang tumpukan kendaraan, melainkan jalan umum yang terpaksa dicaplok sebagian untuk kepentingan swasta. “Itu Jalan Pemuda masih milik negara kan?” tanya dia memastikan. (metrosemarang.com/ade)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 57 = 60

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.