Inkonsisten, PSIS Dihukum Bola Mati Pesut Etam

Shopee Liga 1 2019

Sebelumnya Mahesa Jenar kebobolan dari skema set piece saat melawan Kalteng Putra dan Bali United.

SEMARANG – PSIS Semarang harus menelan kekalahan ketiga musim ini usai takluk 0-2 di kandang Borneo FC. Penampilan inkonsisten Wallace Costa cs berbuah gol-gol Pesut Etam.

Patrick Mota (kanan) bekerja ekstra keras mengawal Renan Silva. Foto: metrojateng.com/Instagram @borneofc.id

Mahesa Jenar melakoni laga pekan kedelapan Shopee Liga 1 di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (10/7/2019) malam. Joko Ribowo yang mengawal gawang PSIS sudah kebobolan dua gol sebelum turun minum. Dua-duanya dari bola mati.

Gol pertama yang dicetak Ambrizal Umanailo di menit 13 lahir dari ketidaksiapan pemain PSIS mengantisipasi tendangan bebas. Eksekusi Renan Silva menerpa tiang dan bola rebound langsung dicocor Ambrizal.

Gol kedua Pesut Etam lahir dari eksekusi 12 pas yang dituntaskan oleh Matias Conti. Striker Argentina itu lolos di sisi kanan pertahanan PSIS sebelum akhirnya harus dihentikan Joko Ribowo.

“Kami tidak cukup konsisten, terutama di babak pertama dan harus kebobolan dua gol dari bola mati. Di babak kedua kami bermain lebih baik, tapi situasinya sudah sangat sulit sehingga kami tak mampu membuat gol,” kata pelatih PSIS, Jafri Sastra.

Sebagai catatan, empat dari tujuh gol yang bersarang di gawang PSIS bersumber dari bola mati. Sebelumnya Mahesa Jenar kebobolan dari skema set piece saat melawan Kalteng Putra dan Bali United.

Absennya tujuh pemain inti, diakui Jafri juga cukup memengaruhi permainan timnya. Pada laga tersebut hanya ada Wallace Costa, Rio Saputro, Patrick Mota dan Septian David Maulana yang rutin bermain reguler.

Bahkan Jafri juga memberi debut untuk Kelvin Woppi, Heru Setyawan dan Riyan Ardiansyah. Dua nama pertama tidak bisa menuntaskan pertandingan karena cedera.

“Kami datang dengan skuad tidak lengkap, tapi itu bukan jadi alasan kami kalah. Bagaimanapun saya tetap mengapresiasi para pemain yang sudah berjuang di atas lapangan,” imbuh Jafri.

“Salah satu yang merusak skema kami adalah pergantian pemain yang tidak kami rencanakan. Dua pemain yang cedera di babak pertama sudah pasti merusak skema yang sudah kami siapkan,” mantan pelatih Mitra Kukar itu menambahkan.

Kekalahan tersebut membuat Mahesa Jenar masih tertahan di peringkat enam dengan poin 11. Selanjutnya Tim Ibukota Jateng bakal menyambangi markas PSS Sleman pada Rabu (17/7) pekan depan. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.