Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas saat Karnaval Budaya Kendal

Rute karanaval yakni sepanjang Jalan Pemuda, dimulai dari pertigaan Jalan Pramuka menuju Pasar Boja dan akan berakhir di Balai Desa Bebengan.

KENDAL – Jalan raya Boja mulai dari perempatan jalan Pemuda Boja arah Limbangan hingga Balai Desa Bebengan, akan ditutup untuk rute karnaval budaya dan pembangunan tingkat Kabupaten Kendal, Sabtu (25/8). Penutupan akan diberlakukan mulai pukul 12.00, sehingga masyarakat yang hendak melintas di jalan raya pemuda Boja akan dialihkan ke sejumlah rute.

Rekayasa lalu lintas Karnaval Pembangunan Kabupaten Kendal

“Jalur yang akan digunakan untuk karnaval akan kami tutup total,” kata Sekda Kendal, Mohammad Toha, Kamis (23/8/2018).

Rute karanaval sendiri yakni sepanjang Jalan Pemuda. Dimulai dari pertigaan Jalan Pramuka menuju Pasar Boja dan akan berakhir di Balai Desa Bebengan. Acara karnaval sendiri akan dimulai pukul 13.00-17.30 WIB. Penutupan jalan akan dimulai Pukul 12.00 WIB sampai selesai pelaksanaan acara.

Kepala Dishub Kendal, Suharjo mengatakan pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas bagi pengguna jalan yang melintas. Selain itu, rekayasa lalu lintas ini sangat dibutuhkan untuk mengurai kemacetan jalan.

“Rekayasa lalu lintas ini sudah kami  lalukan survei, dan kami pastikan aman untuk dilalui kendaraan. Maka, kami minta kepada masyarakat untuk mematuhi rambu yang ada dan petugas yang memberikan petunjuk arah. Tapi memang harus menempuh jarak yang agak jauh, karena harus memutar,” tandasnya.

Bagi masyarakat yang dari arah Sukorejo yang akan menuju Kendal atau Semarang, akan dialihkan melalui jalan Bebengan-Somopuro-Gentan Lor-Simpang Kolam Renang Boja- Lamerding- Kendal atau Semarang. Jarak yang ditempuh sepanjang 10,2 kilometer.

Sedangkan dari Kota Semarang menuju Sukorejo, akan dialihkan menuju Pertigaan Genuk – Meteseh – Simpang Lamerding– Somopuro – Bebengan) dengan jarak tempuh 8,5 kilometer.  Sedangkan Semarang ke Limbangan dialihkan ke Terminal Cangkiran-Tamanrejo-Sekatul-Limbangan  sepanjang sembilan kilometer.

Arah Limbangan dan Sumowono ke Semarang dialihkan ke Sekatul – Tamanrejo – Cangkiran – Mijen/Jrakah . Semetnara arah Limbangan/Sumowono – Kendal dialihkan ke Jalan Sekatul – Tamanrejo – Cangkiran – Mijen) sepanjang sembilan kilometer.

“Arah Limbangan dan Sumowono  menuju Sukorejo, khusus kendaraan kecil melalui Kali Gading – Blimbing – Masiran – Bebengan sepanjang 6,7 kilometer. Sedangkan untuk kendaraan besar melalui Sekatul – Tamanrejo-Cangkiran – Meteseh – Bebengan sepanjang 17 kilomter,”  papar Suharjo.

Petugas pengamanan yang telah disiapkan ada sebanyak 130 personel. Rinciannya, dari Polri  20 Personel, TNI 10 Personel, Dishub 30 Personel dan Satpol PP 70 Personel.

“Bagi masyarakat umum yang akan menyaksikan karnaval diharapkan maksimal satu jam sebelum acara. Karena setelah jalan kami tutup, maka tidak bisa masuk,” tambahnya.

Sekda Toha menambahkan untuk peserta karnaval sendiri ada 20 kelompok perwakilan kecamatan.  Selain itu lima utusan kontingen seni dari luar kabupaten. Yakni dari Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Pekalongan, Batang, Magelang dan Temanggung. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.