Ini Kisah Relawan PLN Jateng-DIY Usai Pulihkan Listrik di Palu

Relawan PLN berjuang memulihkan jaringan di tengah ancaman gempa.

SEMARANG- Sebanyak 51 relawan PLN Distribusi Jateng dan DIY kembali ke daerah masing-masing setelah merampungkan tugas pemulihan jaringan listrik di Palu, Sulawesi Tengah pascagempa dan tsunami.

Kedatangan tim relawan PLN gelombang I dari Sulawesi Tengah disambut jajaran pimpinan PLN Distribusi Jateng dan DIY, Kamis (18/10/2018). Foto: metrojateng.com/dokumentasi

Mereka tiba di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Kamis (18/10/2018). Mereka yang berada di Palu selama 14 hari ini disambut layaknya pejabat dengan kalungan bunga.

Manajer Pengendalian Sistem Operasi Distribusi PLN UID Jateng dan DIY, Imbar Susanto yang sekaligus menjadi ketua tim relawan menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya atas keikhlasan dan kesukarelaan tim relawan PLN UID Jawa Tengah dan DIY.

“Tim ini memiliki kekuatan jasmani dan rohani yang luar biasa. Sebab, ketika kami turun dari kapal, rasanya seperti menginjakan kaki di kota mati, senyap, sampah berserakan dimana-mana. Dalam kondisi kota yang senyap itu para relawan tetap berangkat ke lapangan,” tuturnya.

Dalam kondisi tersebut mereka berhasil memulihkan tujuh gardu induk yang rusak, memulihkan 45 penyulang, hingga membantu tersedianya daya 101 MW dan 77 unit genset di Palu. Hal itu dilakukan dalam waktu 14 hari. “Sekarang ini 90 persen jaringan listrik di sana sudah normal,” kata dia.

Saat tiba di Kota Palu, kenangnya, beberapa kali kekuatan tim relawan diuji, sebanyak empat kali gempa susulan. Bahkan yang terbesar mencapai 5,6 SR tidak menyurutkan semangat mereka.

Salah satu tim relawan, Gesit Pambudiarto menceritakan, kehadiran tim relawan PLN di Sulawesi Tengah tidak semata mata untuk memulihkan kelistrikan saja. Dia juga membantu warga yang terdampak bencana dengan dukungan moral.

“Suatu ketika kami sedang melakukan pekerjaan di satu tempat yang banyak anak-anak, itu membuat saya terharu. Maka saya merasa terpanggil untuk menghibur dengan bermain bersama mereka,” tuturnya.

Pada Rabu (16/10/2018), tugas para relawan PLN gelombang I telah purna dan kini tongkat estafet dilanjutkan tim relawan PLN gelombang 2 untuk menyempurnakan pekerjaan yang telah dilakukan sebelumnya. (ang).

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.