Imbas Badai Taifun, Ombak Laut Jawa Capai 2,5 Meter

Puncak ketinggian ombak akan terjadi Minggu, 30 September 2018 sekitar 2,5 meter.

SEMARANG- Badai Taifun yang muncul dari perairan timur Filipina saat ini telah mempengaruhi kecepatan angin di Indonesia.

Ilustrasi. Nelayan di pesisir pantai Selatan diimbau mewaspadai peningkatan gelombang laut. Foto: metrojateng.com/dok

Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang menyatakan akibat fenomena tersebut, selama tiga hari ke depan kecepatan angin di pesisir pantai utara Jawa Tengah berubah menjadi 10 knot-15 knot.

Bahkan, untuk perairan Laut Jawa bagian Tengah serta perairan selatan Kalimantan Tengah, kecepatan anginnya telah berhembus sampai 20 knot-25 knot.

“Kami mengimbau kepada semua nelayan dan para pelaku aktivitas pelayaran baik yang menggunakan tongkang maupun feri supaya meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak dari badai taifun. Sebab, efeknya bisa dirasakan berupa perubahan angin yang lebih kencang serta ketinggian gelombang laut yang mengalami peningkatan,” ungkap Shafira Fani Fadila, analis Cuaca dari Stasiun Maritim Kelas II Ahmad Yani Semarang, kepada metrojateng.com, Sabtu (29/9/2018).

Pihaknya sudah mengeluarkan peringatan dini untuk kenaikan gelombang Laut Jawa selama tiga hari ke depan mulai hari ini sampai 2 Oktober nanti.

Shafira menjelaskan ketinggian ombak Laut Jawa nantinya diperkirakan mencapai 1,5 meter sampai 2,5 meter. “Puncak ketinggian ombak akan terjadi Minggu, 30 September sekitar 2,5 meter,” kata Shafira.

Kendati demikian, pihaknya sampai sekarang belum mengeluarkan larangan melaut bagi para nelayan. Mereka masih bisa beraktivitas seperti biasanya hanya saja diminta meningkatkan kewaspadaan.

“Masih boleh melaut. Cuma lebih waspada kalau kondisi cuacanya seperti saat ini,” ujar Shafira.

Lebih lanjut, ia telah mengirim surat peringatan dini kepada pihak kesyahbandaran di pesisir utara dan selatan Jateng untuk mengeluarkan imbauan pelayaran.

Sedangkan di pesisir pantai selatan Jateng juga mengalami hal serupa. Shafira menyebut ombak Samudera Hindia meningkat menjadi 2,5 meter-4,0 meter.

“Sejumlah daerah pantai selatan yang berbatasan dengan Samudera Hindia kena imbasnya. Mulai pesisir Purworejo, Cilacap, Kebumen, Yogyakarta. Dengan ketinggian ombak bervariasi mulai 2,5 meter sampai 4 meter,” bebernya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.