Imbang di Kandang Persipura Seperti Kemenangan bagi PSIS

JAYAPURA – Sukses PSIS mengimbangi Persipura Jayapura tanpa gol cukup memuaskan head coach Vincenzo Alberto Annese. Hasil imbang tersebut terasa seperti sebuah kemenangan.

Vincenzo Alberto Annese cukup puas dengan pencapaian PSIS di kandang Persipura Jayapura. Foto: dok psisfcofficial.

PSIS melakoni pekan ke-16 Liga 1 dengan bekal minor usai bermain imbang tanpa gol di kandang sendiri melawan Madura United. Mereka juga kehilangan Bruno Silva dan Gustur Cahyo Putro karena cedera.

Namun, Haudi Abdillah dkk masih sanggup merepotkan tuan rumah Persipura di Stadion Mandala, Rabu (18/7). Bahkan mereka juga sukses meredam agresivitas Boas Solossa cs hingga nyaris tidak bisa menciptakan peluang berbahaya.

“Pertandingan yang berat karena kami masih sangat lelah setelah menempuh perjalanan panjang. Tapi saya sangat puas dengan permainan tim hari ini, terutama bagaimana kami bertahan menghadapi serangan Persipura,” kata Vincenzo Annese.

Menurutnya, tuan rumah benar-benar merepotkan timnya, khususnya di babak pertama. “Kami sangat kesulitan di babak pertama karena Persipura selalu memberi tekanan melalui sayap kanan. Namun di babak kedua kami berhasil melakukan perbaikan dan bisa mengendalikan laga,” bebernya.

Pelatih 33 tahun itu juga memuji barisan pertahanan PSIS yang tampil sangat solid. “Lini pertahanan bermain sangat bagus. Dua gol dalam enam pertandingan membuktikan kami cukup kuat dalam bertahan. Kami juga belajar dari Bhayangkara FC bagaimana mereka bisa mengalahkan Persipura,” Annese menambahkan.

Namun, dia juga menyayangkan ketidakmampuan timnya mengonversi peluang menjadi gol. Absennya Bruno Silva diakui cukup berpengaruh terhadap kinerja lini serang.

“Kami main tanpa striker murni, sehingga harus memaksimalkan serangan dari kedua sisi sayap melalui Hari Nur dan Komarudin,” ujarnya.

Dalam laga tersebut, PSIS tidak memiliki pemain bernaluri menyerang yang tersedia di bench. Fauzan Fajri, Akbar Riansyah dan Rio Saputro adalah pemain belakang. Satu nama lainnya, Hafit Ibrahim juga seorang gelandang bertahan.

Secara keseluruhan, Vincenzo sangat puas dengan pencapaian anak asuhnya. “Bisa ambil poin dari tim seperti Persipura yang punya pengalaman bermain di Asia tentu saja luar biasa. Apalagi sebagian besar pemain kami datang dari Liga 2. Satu poin di sini seperti sebuah kemenangan,” tukasnya.

Hasil imbang tersebut menjadi poin tandang kedua bagi PSIS musim ini. Sebelumnya mereka juga sukses meraih satu poin ketika bermain imbang 1-1 kontra Bhayangkara FC di pekan ketiga.

Tambahan satu poin dari Papua masih belum cukup membawa Mahesa Jenar beranjak dari zona degradasi. Saat ini tim berlogo Tugu Muda masih berada di peringkat 17 dengan 16 poin. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 3 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.