Hujan Satu Jam, Ratusan Rumah di Banjaran Tegal Terendam Banjir

Terdapat 208 kepala keluarga (KK) di RT 03 dan RT 05/ RW 01 Desa Tembok Banjaran‎, terdampak banjir.

Warga menerjang banjir setinggi lutut di Desa Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. (Foto metrojateng.com/adithya)

TEGAL – Ratusan rumah di Desa Tembok Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal terendam banjir akibat diguyur hujan lebat selama kurang lebih satu jam, Selasa (5/2/2019) petang. Warga yang terdampak banjir terpaksa bertahan di dalam rumah, menunggu air surut.

Data yang dihimpun di lapangan menyebutkan, air mulai masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 18.00 WIB dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter. Banjir ini disebabkan hujan lebat sejak sekitar pukul 17.00 WIB. Air yang menggenangi rumah warga juga datang dari luapan sungai yang melintasi permukiman.

“Mulai banjir tadi pas magrib. Tingginya sampai selutut. Ini sudah mulai surut,” kata salah satu warga Sugiyanto, Selasa (5/2) malam.

‎Meski sudah mulai surut, warga tetap was-was banjir akan kembali terjadi karena intensitas hujan diperkirakan masih akan tinggi. Apalagi wilayah tersebut merupakan langganan banjir setiap musim hujan.

“Sebelumnya banjir yang terjadi pada Desember tahun 2018 kemarin lebih parah. Tingginya sampai seleher,” imbuhnya.

Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, Romadon mengatakan, terdapat 208 kepala keluarga (KK) di RT 03 dan RT 05/ RW 01 yang terdampak banjir di Desa Tembok Banjaran‎. Rinciannya, di RT 05 sebanyak 130 KK, dan di RT 03 ada 78 KK.

“Air mulai tinggi sekitar pukul 18.30 WIB dengan ketinggian sampai 50 sentimeter. Tidak ada korban jiwa,” katanya.

Menurut Romadon, personel PMI sudah melakukan langkah assesment di lokasi yang terdampak banjir serta berkoordinasi dengan aparat pemerintah setempat. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.