Hujan Abu, Status Merapi Waspada

Kejadian hujan abu vulkanik terus dilaporkan oleh warga masyarakat sekitar Kemalang, Klaten. Terdapat satu desa, yakni Balerante juga mengalami hujan abu

KLATEN – Guguran lava Gunung Merapi terpantau meluas pada tanggal 04/01/2019 pukul 21.01 WIB, amplitudo 70 mm. Dengan durasi 150 detik dan jarak luncur ± 1.2 km, arah ke hulu Kali Gendol. BPPTKG menaikkan status gunung Merapi menjadi Waspada (Level 2).

erupsi merapi
Gunung Merapi sesaat setelah serupsi pada pagi, pada 1 Juni 2018 lalu. (foto: metrojateng/Ch Kurniawati)

Kepala BPBD Kabupaten Klaten, Bambang Giyanta, telah mengirimkan 2.600 masker ke Desa Tegalmulyo, Kemalang yang terkena hujan abu akibat erupsi Gunung Merapi. “Total ada 25 ribu masker disiapkan oleh BPBD Klaten,” ujar Bambang, Minggu (06/01/2019).

Pihaknya telah mengutus Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik untuk ke desa-desa di lereng Merapi guna memantau perkembangan dan efek dari erupsi Merapi. “Pukul 11.50 wib,hujan abu tipis terjadi di lereng merapi. Sangat tipis dan tidak berdampak pada aktivitas warga,” jelasnya.

Kejadian hujan abu vulkanik terus dilaporkan oleh warga masyarakat sekitar Kemalang, Klaten. Terdapat satu desa, yakni Balerante juga mengalami hujan abu. Meski tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas warga, BPBD Klaten terus memantau perkembangan Gunung Merapi. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.