Hindari Aksi Anarkis, Teo Minta Ormas Tak Sweeping saat Ramadan

Foto: ilustrasi
Foto: ilustrasi

SOLO – Menjelang bulan suci Ramadhan, sejumlah pelaku usaha tempat hiburan di Kota Solo meminta jaminan dari Kepolisian untuk mengamankan sweeping yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas) tertentu.
 
Hal ini disampaikan oleh sejumlah pelaku usaha, saat mengadakan kegiatan sosialisasi Ketentutan Operasional Usaha Rekreasi dan Hiburan Malam (URHU) di kantor Balaikota Solo, Senin (15/6) siang. Dalam kegaiatan tersebut, turut dihadiri oleh pelaku usaha hiburan, aparat kepolisian, hingga Kementerian Agama.
 
“Apapun keputusan terkait jam operasional, kami siap mematuhinya. Hanya saja, kami meminta jaminan tidak ada aksi sweeping yang bukan dari pihak berwajib, karena biasanya berakhir dengan anarkis,” harap seorang pelaku usaha hiburan di Kota Solo, Teo Findra.
 
Hal senada juga diharapkan oleh pelaku usaha hiburan lainnya, Ratna KD. Pihaknya pun memastikan tak akan menjual minuman keras.
 
Sementara itu Kasat Intelkam Polresta Solo Kompol Giyono mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ahmad Luthfi mengajak semua masyarakat Kota Solo untuk menjaga kondusivitas saat bulan ramadhan berlangsung. Bahkan, pihaknya siap menindak ormas yang melakukan sweeping dengan sembarangan. (dit)
 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 7 = 13

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.