Hendi: Tak Perlu Takut e-Tilang, Asal Punya Ini

Pemantauan CCTV lewat ATCS Semarang. (arsip metrosemarang.com)

SEMARANG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan masyarakatnya tidak perlu khawatir dengan diterapkannya tilang elektronik (e-tilang). Yang penting seluruh surat-surat kendaraan dilengkapi dan tidak melanggar aturan rambu-rambu lalu lintas dalam berkendara di jalan.
“Mestinya masyarakat tidak perlu khawatir atau risau. Sistem tilang elektronik ini bukan untuk menakut-nakuti warga atau pengguna jalan. Yang penting harus diperhatikan warga yakni menggunakan helm dan taati rambu-rambu yang ada,” katanya, Selasa (26/9).
Orang nomer satu di Kota Semarang ini menegaskan, penerapan e-tilang adalah untuk menegakkan kedisiplinan warga. Semangatnya adalah mengajarkan warga tanpa ada petugas polisi mau mentaati peraturan lalu lintas. Jika masyarakat mau tertib maka tentunya sangat baik.
Walikota yang akrab disapa Hendi mengatakan, penerapan e-tilang oleh Kepolisian bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kota Semarang yang dimulai hari Senin (25/9) kemarin sudah sangat tepat. Sebab kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas masih minim. Sehingga perlu ada perhatian khusus dengan diterapkannya e-tilang.
“Melalui sistem e-tilang ini mengajarkan kedisiplinan warga Semarang, tanpa adanya petugas dari kepolisian para pengendara harus mentaati aturan berkendara di jalan raya,” tandasnya.
Seperti diketahui, e-tilang telah diterapkan di Kota Semarang oleh pihak Kepolisian dan Dishub Kota Semarang pada Senin (25/9) kemarin. Sistem e-tilang ini memanfaatkan 27 titik kamera CCTV milik ATCS Dinas Perhubungan Kota Semarang. Rencananya Dishub juga akan menambah 11 titik kamera CCTV lagi dalam tahun ini. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 11 = 14

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.