Hendi Kerahkan 10 Bus Angkut Suporter PSIS ke Bantul

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengerahkan 10 armada bus untuk mengangkut suporter yang akan mendukung PSIS saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung Bantul. Bus tersebut dialokasikan untuk pendukung Mahesa Jenar yang tergabung dalam Panser Biru dan SneX.

Kepala Bapenda Kota Semarang, Yudi Mardiana, mewakili Walikota Semarang, Hendrar Prihadi memberikan bantuan 10 armada bus kepada pewakilan Supporter PSIS dan Manajemen PSIS. Foto: istimewa

Dengan armada bus yang disiapkan oleh Hendi, sapaan wali kota, perwakilan Panser Biru, Edi Susanto merasa sangat terbantu. Menurutnya, bus bantuan tersebut dapat memfasilitasi suporter yang masih duduk di bangku sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih, jadi lebih aman, dan kami akan berangkat jam 7 pagi dari Simpang Lima,” kata Edi, Kamis (19/4)

Dengan kapasitas bus sebanyak 55 kursi, maka minimal akan ada 550 orang yang terfasilitasi dalam perjalanan menggunakan bus. Jumlah itu disebutkan akan digunakan oleh setiap koordinator suporter untuk meminimalisir penggunaan sepeda motor dalam perjalanan menuju Bantul.

‘’Dengan adanya bus ini, bagi kami sangat terbantu, karena lebih mudah mengkoordinir, dan untuk yang belum tertampung dalam bus, kami imbau untuk berangkat menggunakan mobil,” tutur perwakilan SneX, Edi Purwanto.

Senada, perwakilan Manajemen PSIS Semarang, Danur Rispriyanto menegaskan dukungan 10 armada bus tersebut dapat mencegah penggunaan motor oleh para suporter yang akan mendukung PSIS Semarang.

“Harapannya tidak ada lagi motor dalam perjalanan mendukung PSIS, karena sangat besar risiko yang mungkin terjadi bila menggunakan motor”, tegasnya.

Sementara, Hendi menegaskan dirinya akan terus mendukung tim sepak bola kebanggaan Kota Semarang tersebut. “Di musim lalu, kami juga menyediakan bus untuk sedulur-sedulur suporter mendukung PSIS masuk ke Liga 1. Dan saat ini harapannya bisa menjadi dukungan tambahan untuk PSIS terus meraih kemenangan sampai juara Liga 1,” papar Hendi.

“Tapi yang terpenting adalah menjaga kondusivitas, karena walaupun ini adalah laga kandang, tetapi kita main di luar Kota Semarang, sehingga harus menjaga nama Kota Semarang,” tandasnya.  (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

3 + = 4

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.