Hendi Janjikan Banjir di Genuk Segera Tertangani

salah satunya dipicu karena pompa yang terdapat di Kali Sringin dan Kali Tenggang untuk sementara tidak difungsikan

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi telah meminta agar petugas mengaktifkan kembali pompa untuk mengendalikan banjir di wilayah Kecamatan Genuk.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menijau E-Warung di Genuksari saat meninjau kondisi rob di kawasan Genuk. (istimewa)

Permintaan itu disampaikan saat dia meninjau kondisi wilayah Kecamatan Genuk, khususnya di Kelurahan Genuksari yang mengalami banjir rob pada Kamis lalu. Sebelumnya wali kota disebutkan telah melakukan koordinasi bersama sejumlah OPD dan BBWS Pemali Juana.

Hendi, sapaan karib wali kota, menegaskan dirinya meminta agar pihak terkait mengaktifkan kembali pompa yang ada, guna mengendalikan banjir di wilayah Genuk.

Pasalnya, banjir yang terjadi di kawasan Genuk tersebut, menurutnya, salah satunya dipicu karena pompa yang terdapat di Kali Sringin dan Kali Tenggang untuk sementara tidak difungsikan.

Karena masih ada sisa satu proyek yang masih berjalan, yaitu pembangunan lantai hisap, dengan perkiraan pembuatannya memakan waktu dua sampai tiga bulan hingga awal Mei mendatang.

Hendi mengungkapkan jika seharusnya permasalahan rob dan banjir di kawasan Genuk ini telah dapat teratasi pada akhir tahun 2018. Hal itu diyakinkan dengan kondisi banjir dan rob yang sudah tidak terjadi lagi di kawasan Genuk, pasca normalisasi serta beroperasinya pompa di Kali Tenggang dan Sringin.

Selain itu program penanggulangan banjir untuk Kawasan Genuk pun juga meliputi normalisasi Banjir Kanal Timur, Kali Sringin, Kali Tenggang, dan Kali Babon.

‘’Mestinya rob dan banjir di kawasan Genuk sudah tuntas pada akhir 2018 lalu dengan terselesaikannya sistem normalisasi Kali Sringin dan Kali Tenggang,’’ ungkapnya, Jumat (12/4/2019).

Lebih lanjut, Hendi menyampaikan, sempat keringnya kawasan Genuk selama beberapa pekan, membuktikan sistem penanganan banjir dan pompa yang ada telah berhasil mengatasi banjir dan rob di Genuk hingga 90 persen.

Karena itu, dirinya berharap sisa satu proyek berupa lantai hisap tersebut dapat segera terselesaikan dan sistem dapat kembali berjalan normal.

‘’Tunggu sistem dan pompa efektif beroperasi 24 jam, tepatnya setelah proyek lantai hisap selesai awal Mei mendatang dan Insya Allah kawasan Genuk akan benar-benar kering,’’ urai Hendi.

Di sisi lain, Hendi juga mengajak seluruh pihak termasuk warga Genuk untuk terus memberikan masukan dan solusi membangun bagi Kota Semarang.

Dalam kesempatan tinjauan tersebut, Wali Kota Semarang juga menijau E-Warung di Genuksari saat meninjau kondisi rob di kawasan Genuk.(duh)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.