Hari Santri, Mahasiswa UIN Walisongo Wajib Pakai Sarung dan Peci

Bagi laki-laki diharuskan memakai sarung, baju putih dan peci hitam. Sedangkan bagi perempuan memakai sarung/rok, baju putih, dan jilbab putih.

SEMARANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mewajibkan seluruh karyawannya pada 22 Oktober mengenakan busana ala santri. Hal itu untuk memperingati Hari Santri yang jatuh pada tanggal tersebut.

Kegiatan KKN mahasiswa UIN Walisongo di Kabupaten Semarang. Foto: dokumentasi

Kewajiban berbusana ala santri tertuang dalam Surat Edaran Rektor Nomor : 3309/Un.10.0/B.II/PP.00.9/10/2019 tertanggal 21 Oktober 2019. Yang dimaksud busana ala santri adalah sesuai ketentuan pada saat upacara Hari Santri.

Ditandatangani Kepala Biro BKK, Adnan, Surat Edaran menyebutkan kewajiban pengenaan busana ala santri adalah selama beraktifitas kantor maupun perkuliahan pada tanggal 22 Oktober 2019.

‘’Seluruh pegawai, dosen, mahasiswa dan seluruh civitas akademika UIN Walisongo wajib mengenakan busana ala santri,’’ begitu tegas Adnan dalam surat edaran tersebut.

Para pimpinan di unit, UPT dan pimpinan fakultas juga dimohon untuk dapat mengawal dan memberikan instruksi. Guna memastikan seluruh pegawai, dosen dan mahasiswa besok mengenakan busana ala santri tersebut.

Bagi laki-laki diharuskan memakai sarung, baju putih dan peci hitam. Sedangkan bagi perempuan memakai sarung/rok, baju putih, dan jilbab putih. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.