Hari Pesta Demokrasi, 169 Karyawan BRT Trans Semarang Diliburkan

Karyawan BRT Trans Semarang dipastikan mendapatkan jatah libur dan pulang kampung halaman untuk menggunakan hak pilihnya.

SEMARANG – BRT Trans Semarang akan memulai pelayanan pukul 10.00 WIB terkait dengan Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Legislatif yang akan berlangsung Rabu 17 April 2019 mendatang.

Iluatrasi Bus BRT Trans Semarang. Foto: metrojateng.com/Masrukhin Abduh

 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Layanan Umum UPTD Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan, Senin (15/4/2019). Ade mengungkapkan pada Pemilu yang diselenggarakan Rabu 17 April 2019 pelayanan BRT Trans Semarang akan dimulai pukul 10.00 WIB.

“Karyawan Trans Semarang harus saya pastikan tidak golput, yang luar kota saya izinkan libur untuk pulang ke kampung halaman, dengan tujuan agar karyawan dapat menggunakan hak pilih sebagai warga negara,” katanya.

Ade menambahkan, terdapat 169 karyawan yang berdomisili (ber-KTP) di luar Kota Semarang. Pihaknya sudah memerintahkan kepala divisi masing-masing agar jadwal disesuaikan, sehingga tanggal 17 April tersebut karyawan bisa dipastikan mendapatkan jatah libur dan pulang kampung halaman untuk menggunakan hak pilihnya.

“Tentunya pengaturan jadwal shift dengan tetap mengutamakan pelayanan BRT kepada masyarakat agar tetap optimal,” jelasnya.

Pesta demokrasi yang berlangsung setiap lima tahun sekali ini, sangat dinantikan masyarakat Indonesia. Untuk itu, tegas Ade, ingin semua karyawan BRT Trans Semarang berpartisipasi dengan menyukseskan pesta demokrasi tersebut.

Sementara dari data Karyawan BRT Trans Semarang tercatat ada 813 orang dan sopir tercatat 210 orang. Dari jumlah tersebut terdapat 169 orang yang berdomisili di luar kota sehingga diberikan Libur untuk memberikan hak suara.

“Tidak terkecuali terhadap sopir, surat edaran kepada operator sudah saya kirim minggu yang lalu, supaya operator dapat mengatur shift teman-teman driver ini supaya mereka dapat menggunakan hak pilihnya dan tidak golput dengan alasan pekerjaan,” tambah Ade.

Ade mengatakan, terkait kebijakan ini, operasional BRT tetap masih berjalan seperti biasa, namun jam pemberangkatan awal dimulai pukul 10.00.
“Kami telah menyiasati dengan cara petugas yang berdomisili di Kota Semarang untuk memaksimalkan pelayanan sehingga tidak ada hambatan meskipun petugas kami ada yang libur”, pungkasnya. (duh)

 

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.