Hari Pertama Kerja, Ganjar Terima Aduan Warga

Dia berjanji akan mengusulkan permintaan itu melalui program rumah tak layak huni kepada warga yang mengadu.

SEMARANG- Petani tembakau asal Selo, Boyolali mengadu kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada hari pertama kerja di kompleks Gubernuran, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (6/9/2018).

Ganjar menemui petani tembakau asal Boyolali kali pertama masuk kantor usai Presiden Joko Widodo melantiknya, Kamis (6/9/2018). Foto: metrojateng/Fariz Fardianto

Bagyo, salah satu petani menyampaikan di kampung halamannya sebagian besar berprofesi sebagai petani tembakau, sehingga perlu pembuatan kartu tanda anggota (KTA).

“Kalau musim kemarau, kami sulit mendapat air bersih. Kami butuh pipanisasi sejauh 13 kilometer, pak,” katanya setelah memberi ucapan selamat atas pelantikan Ganjar Pranowo-Taj Yasin sebagai Gubernur dan Wagub Jateng periode 2018-2023.

Mendengar dua keluhan tersebut, Ganjar langsung menanggapi dan mengaku akan langsung berkoordinasi dengan kepala desa untuk menanggulangi permasalahan itu. Kemudian dia memanggil Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermades) Provinsi Jawa Tengah, Tavip Supriyanto.

“Untuk lebih jelasnya, monggo setelah ini sama beliau (Tavip). Nanti akan ditindaklanjuti,” katanya.

Warga lain yang datang ke kantor Gubernuran, yakni Ramidi. Dia mengusulkan perbaikan rumah hampir roboh. Dia berniat memperbaiki rumahnya tetapi tak memiliki dana. “Saya harap ada bantuan dari Pak Ganjar,” katanya.

Ganjar pun menyarankan Ramidi segera membuat surat keterangan tidak mampu. Dia berjanji akan mengusulkan permintaan itu melalui program rumah tak layak huni (RTLH).

“Itu tanah milik kamu sendiri? Besok surat keterangan tidak mampu kasih saya. Nanti saya usulkan,” imbuhnya. (far)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.