Hari Kemerdekaan, Pos Indonesia Luncurkan Aplikasi FastPOS

Sudah ada 180 merchant yang bergabung dan 850 produk di aplikasi FastPOS.

SEMARANG- PT Pos Indonesia meningkatkan layanan kepada masyarakat dengan meluncurkan aplikasi FastPOS. Melalui layanan berbasis aplikasi online tersebut Pos Indonesia mengajak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Jawa Tengah untuk bergabung.

Jajaran pimpinan PT Pos Indonesia, Kepala Dinas Koperasi UMKM, dan pemangku jabatan lainnya meluncurkan aplikasi layanan online PT Pos Indonesia FastPOS di Kantor Regional 6 Pos Indonesia Jawa Tengah-DIY, Jumat (17/8/2018). Foto: metrojateng.com/Anggun Puspita

Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia, Ihwan Sutardiyanta mengatakan, aplikasi ini merupakan sebuah karya nyata dan strategi diversifikasi produk pos di era digital.

“Melalui FastPOS kami ingin hadir memenuhi kebutuhan gaya hidup masyarakat yang sekarang serba dimudahkan dengan layanan digital. Kami ingin membantu UMKM dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya saat soft launching FastPOS di Kantor Regional 6 Pos Indonesia Jawa Tengah-DIY, Jumat (17/8/2018).

Kehadiran FastPOS ini, PT Pos Indonesia ingin mengubah pandangan terhadapa layanan selama ini yang tidak bergerak menjadi lebih dinamis.

“Kalau dulu petugas pos hanya menunggu pelanggan yang ingin mengirim surat atau barang di meja, sekarang kami akan bergerak mendatangi pelanggan untuk mengambil paket yang akan dikirim,” tuturnya.

Tidak hanya itu saja, FastPOS juga akan menyediakan fitur layanan lainnya yang dapat diakses melalui aplikasi di ponsel Android yang diunduh di PlayStore.

“Jadi, kalau ada yang barangnya ketinggalan minta diambilkan kami bisa. Lalu, mau belanja atau beli makan juga bisa pakai jasa kurir/Pak Pos dari FastPOS,” ungkap Ihwan.

Aplikasi ini memberi angin segar bagi UMKM di Jawa Tengah. Sebab, lebih memberikan jaminan kemudahan, kenyamanan dan keamanan pada masyarakat dalam memanfaatkan layanan Pos Indonesia melalui fitur-fitur yang ada di dalam aplikasi FastPOS.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah, Ema Rachmawati mengatakan, sejauh ini pemasaran UMKM melalui online di Jateng sudah diwadahi di Sadewa Market. Namun, dalam pengiriman masih ada kendala di lapangan, khususnya untuk ekspor.

“Maka besar harapan kami FastPOS bisa membantu pelaku UMKM dalam mengirimkan barangnya ke konsumen. Apalagi, di aplikasi ini juga bisa menjual produk-produk makanan, minuman serta oleh-oleh khas Jateng, sehingga bisa menambah pasar yang ada,” katanya.

Sesuai rencana, FastPOS akan beroperasi penuh mulai September mendatang. Kepala Regional VI PT Pos Indonesa (Persero), Dwi Indarmani mengatakan, dalam Gerakan UMKM Jawa Tengah Naik Kelas serta digitalisasi layanan pos pihaknya akan terus menyosialisasikan FastPOS ke masyarakat baik pengguna ataupun merchant.

“Kami akan gerakan enam unit bisnis manajer di Jawa Tengah dan DIY untuk turun ke lapangan melakukan pendekatan dengan masyarakat terkait FastPOS. Hingga sekarang sudah ada 180 merchant yang bergabung dan 850 produk yang dijual di aplikasi tersebut,’’ katanya. (ang)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.