Harga Telur Melejit, TPID Solo Gelar Pasar Murah

SOLO – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Solo menggelar pasar murah di sejumlah pasar pasar tradisional. Pasar murah tersebut digelar untuk menekan harga telur ayam.

Pasar murah telur ayam di Pasar Gedhe Solo, Jumat (20/7). Foto: metrojateng.com

Pasar murah digelar di Pasar Gedhe dan Pasar Legi ini dimulai pukul 07.00 WIB. Di pasar murah ini harga telur ayam dijual seharga Rp 20.500 harga tersebut jauh lebih murah dari harga di pasar seharga Rp 26.000.

Asisten Pengembangan Perekonomian Kota Surakarta, Triyana mengatakan pelaksanaan pasar murah ini berawal dari acara ‘Ngobrol Bersama Antarpemerintah Kota Surakarta’, Kegiatan ini bertujuan untuk menstabilkan harga komoditas telur agar inflasi dapat terkendali dengan baik.

“Kegiatan ini kami laksanakan selama tanggal 20-26 Juli. Untuk telurnya langsung kami ambilkan dari peternak. Pada tahap pertama ini kami sediakan 300 kg, tetapi kalau permintaan masih tinggi kami akan tambah,” ujarnya saat mengunjungi Pasar Murah di Pasar Gedhe Solo, Jumat (20/7).

Untuk mengendalikan pembelian dari masyarakat, hanya boleh membeli maksimal 2 kg telur. Triyana berharap dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut pergerakan harga tidak berlanjut stabil tinggi.

Sementara itu salah seorang pembeli, Ani (45) mengaku kegiatan ini cukup membantu, terlebih di tengah gejolaknya harga telur ayam di pasaran. Ia berharap kegiatan ini tak hanya untuk komoditas telur ayam saja, namun juga komoditas lain yang mengalami harga tinggi.

“Tadi beli dua kilo, murah ya kalau di pasar bisa lebih dari itu, ya dengan ini semoga harga telur bisa kembali stabil apalagi saya kan konsumsi terus,” ujarnya. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 22 = 30

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.