Harga Telor Ayam Ras di Banyumas Meroket

BANYUMAS – Pedagang telor di Pasar wilayah Kabupaten Banyumas, resah. Hal itu, dikarenakan kenaikan harga telor yang cukup signifikan. Alhasil, dagangan mereka sepi pembeli.

telur bikin bisul
sumber foto:  Pesona.co.id

Salah satunya Wasis Wicaksono, pedagang telor di Pasar Manis Purwokerto, menurutnya kondisi ini diakibatkan karena banyaknya afkiran di seluruh Indonesia. Afkiran yang dimaksud, kata dia, banyak ayam petelor yang dipotong dan dijual secara massal. Selain itu, banyaknya permintaan telor untuk hajatan memicu kenaikan harga.

“Sekarang pembeli yang biasa beli sekilo, belinya setengah kilo. Yang lain juga ada yang beli seperempat,” ungkapnya saat ditemui, kemarin.

Senada drngan Wasis, Edi Sunggono, salah satu distributor telor ke pasar-pasar mengatakan, jika kenaikan harga ini dampak banyaknya ayam afkir secara massal di seluruh Indonesia. “Secara serentak banyak peternak ayam petelor mengafkir ayamnya untuk dipotong dan dijual. Jadinya stok produksi telor berkurang, tapi kondisi ini tidak akan lama,” ujarnya.
Wasrimah, salah seorang pembeli di Pasar Manis Purwokerto mengaki kaget dengan kenaikan yang signifikan ini. Padahal, kata dia, sebelumnya harga telur masih 26 ribu/kg. “Lah saya kaget, baru kemarin harga 26 ribu sekarang sudah 29 ribu mas,” ujar  Wasrimah salah seorang pembeli.

Mereka berharap, kondisi seperti ini segera berakhir. Apalagi saat ini, telor merupakan kebutuhan konsumsi warga sehari hari untuk kebutuhan bisnis maupun lauk pauk sehari-hari. Pasalnya, jika tidak segera turun akan banyak pedagang yang gulung tikar. (MJ-27)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

89 − 85 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.