Hanyut di Temanggung, Jasad Sawaliyah Ditemukan di Kulonprogo

ilustrasi
?

TEMANGGUNG – Satu dari dua warga Temanggung Jawa tengah, yang hanyut di sungai Pacar, Sawaliyah (42), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dusun Jonggrangan desa Banaran Kabupaten Kulonprogo Daerah istimewa Jogjakarta, Kamis (6/4). Korban ditemukan pertama kali oleh para penambang sekitar pukul 10.00 wib.

    Humas Basarnas Jawa Tengah Afandi membenarkan penemuan mayat itu,merupakan satu dari dua warga Temanggung yang hanyut di sungai Pacar pada Rabu (5/4) petang sekitar pukul 18.30 wib.

    Saat ditemukan, kondisi korban cukup mengenaskan, karena banyak luka di kepala. Diduga, korban mengalami benturan benda keras selama terseret arus sungai.

    Dengan ditemukan seorang korban, imbuh Afandi, kini tinggal satu korban lagi yang belum ditemukan, atas nama Yunita Wulandari (17).

    Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Jateng, BPBD Temanggung dan Magelang, TNI, Polri, Relawan, damkar, PMI, Dinsos dan masyarakat sekitar terus melakukan pencarian.

    “Tadi siang, pencarian sempat dihentikan mengingat cuaca yang buruk karena curah hujan yang sangat tinggi,”katanya.

    Pencarian dilanjutkan sore setelah kondisi cuaca memungkinkan.Tim yang jumlahnya sekitar 60 orang,  dibagi menjadi empat. Tim pertama mencari di TKP  Tempuran Magelang, kemudian tim kedua dari tempuran ke Kedungombo, ketiga dari kedungombo hingga sroyo, dan terakhir dari sroyo hingga Selis. Jarak pencarian itu sendiri  mencapai 5-10 km. “Kita bagi empat karena medan  cukup sulit dan arus cukup deras karena banyaknya bebatuan yang besar,” kata Afandi.

    Dikemukakan, dua warga kelurahan Tlogorejo Kabupaten Temanggung , Yunita Wulandari dan Salwiyah (42) hanyut terbawa arus sungai Pacar, setelah terjatuh dari kendaraan yang ditumpanginya, Rabu lalu pukul 18.30. Saat itu kondisi hujan deras sehingga irigasi di tempat kejadian meluap hingga ke jalan. Kedua korban terbawa arus sungai pacar bersama sepeda motornya.

    Sementara itu diperoleh informasi, sepeda motor yang dikendarai korban di temukansebuah bendungan yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi korban hanyut.

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan setelah mendapat laporan adanya dua korban hanyut di sungai dari BPBD Temanggung pihaknya menugaskan tim untuk memantau di Jembatan Trinil, Jembatan Plikon, dan Jembatan Jonatan di wilayah Magelang. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 72 = 78

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.