Hanyut di Sungai Progo, Sasa Ditemukan Tak Bernyawa

Korban ditemukan di Kedung Watu Lawang, sebelah timur Dusun Gunung Bakal Sumberarum Kecamatan Tempuran.

MAGELANG – Nasib naas dialami Sasa Niha Aulia (11) warga Jogonegoro Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang. Ia ditemukan tewas setelah hanyut di Sungai Progo saat mandi bersama teman-temannya.

Jasad korban tenggelam di Sungai Progo dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Foto: dok BPBD Kabupaten Magelang

Korban ditemukan di Kedung Watu Lawang, sebelah timur Dusun Gunung Bakal Sumberarum Kecamatan Tempuran.
“Korban ditemukan sekitar 1,5 km dari tempat dia hanyut, sekitar pukul 18.15 WIB,” kata Kepala pelaksana BPBD kabupaten Magelang, Edi Susanto, Sabtu (9/11/2019).

Edi menyebutkan kronologi kejadian, hari Jumat (8/11) sekitar pukul 14.30 WIB, Siti Musyarofah, ibu kandung korban melihat Sasa bersama tiga temannya, Andri, Satria dan udin bermain di depan rumah. Sekitar pukul 16.00 WIB, keempat anak tersebut menuju Pinggir Sungai Progo yang berjarak kurang lebih 400 meter, untuk mandi.

“Ibu korban mengetahui kalau anaknya ke sungai setelah bertanya pada salah satu rekan korban, Andri karena tidak pulang-pulang,” kata Edi.

Menurut Edi, teman-teman korban tidak berani menolong dan menceritakan kalau Sasa tenggelam. Mereka takut dan trauma. Saat mengetahui, tim gabungan yang dilapori segera melakukan pencarian.

Aipda Donny, ketua tim posko pencarian korban laka menambahkan, pencarian dilanjutkan pada Sabtu di titik awal keempat anak itu mandi. Saat itu, ditemukan pakaian korban yang ada di atas sungai.

“Pukul 13.00 WIB, pencarian dan penyisiran dilanjutkan di aliran Sungai Progo oleh tim gabungan,” terangnya.

Tim gabungan sekitar 50 orang yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan dan warga menghentikan pencarian pukul 13.50 WIB karena karena hujan. “Kita hentikan sementara karena hujan dan dilanjutkan pukul 14.30 WIB setelah cuaca memungkinkan,” imbuh Doni.

Pencarian kembali dilanjutkan dengan menggunakan perahu karet menyusuri aliran Sungai Progo. Pukul 18.15 WIB, korban ditemukan dan jenazahnya langsung dibawa ke RSU Muntilan untuk divisum. (MJ-24).

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.