Hadapi Natal dan Tahun Baru 2020, Pertamina Bentuk Satgas dan Tambah Pasokan BBM di Jateng

Pertamina memprediksi kenaikan konsumsi tertinggi produk BBM jenis gasoline akan terjadi pada produk Pertamax dan Pertamax Turbo.

General Manager Pertamina MOR IV Jateng-DIY, Iin Febrian memberikan penjelasan tentang kesiapan Pertamina menghadapi Natal dan Tahun Baru 2020, Rabu (11/12/2019). Foto : metrojateng.com/anggun.

 

SEMARANG – Menghadapi momen Natal 2019 dan Libur Tahun Baru 2020, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jateng dan DIY akan mempersiapkan kebutuhan BBM dan LPG yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu, satuan petugas (satgas) juga dibentuk untuk mengoptimalkan penyaluran BBM.

Upaya ini dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya. Satgas pun siaga mulai 18 Desember 2019 sampai 6 Januari 2020.

General Manager Pertamina MOR IV Jateng-DIY, Iin Febrian mengatakan, pihaknya akan menambah stok BBM jenis gasoline hingga 15 persen dari rataan harian normal sebesar 13.038 Kiloliter (KL) menjadi 14.969 KL. Sedangkan, untuk wilayah Jawa Tengah itu sendiri diperkirakan persentase kenaikan BBM juga sama yaitu 15 persen dari 11.084 KL menjadi 12.698 KL.

“Untuk stok LPG di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta secara total juga akan ditambah sebanyak 7,9 persen dari rataan harian normal sebesar 3.867 Metric Ton (MT) menjadi 4.174 MT. Sedangkan untuk kesiapan stok LPG khususnya di wilayah Jawa Tengah, untuk PSO akan ditambah sebanyak 6 persen dari rataan normal yaitu 3.138 MT menjadi 3.326 MT dan LPG Non PSO ditambah sebanyak 30,8 persen dari 244 MT menjadi 319 MT,” katanya, Rabu (11/12/2019).

Pertamina memprediksi kenaikan konsumsi tertinggi produk BBM jenis gasoline akan terjadi pada produk Pertamax dan Pertamax Turbo dengan masing-masing presentase peningkatan sebesar 18 persen dan 20 persen.

“Pertamax diprediksi akan naik dari rataan normal sebesar 2.124 KL menjadi 2.505 KL dan Pertamax Turbo dari 34 KL menjadi 41 KL. Sedangkan untuk produk BBM jenis gasoil diperkirakan akan turun 9 persen dikarenakan banyak industri yang akan libur,” tuturnya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.