Hadapi MEA, Pemkab Kudus Bakal Gandeng Bea Cukai

image
Ilustrasi

KUDUS – Indonesia telah memulai era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Dengan begitu, perusahaan dan tenaga kerja asing dari negara-negara anggota ASEAN dapat membuka dan bekerja di Indonesia dengan longgar. Guna mengantisipasi serbuan produk luar negeri, pemerintah Kabupaten Kudus bakal menggandeng Bea Cukai.

 

Bupati Kudus, Mustofa, menyampaikan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan langkah-langkah untuk melindungi pelaku usaha mikro kecil dan menangah (UMKM) di Kota Kretek. Itu seperti menggandeng berbagai pihak, salah satunya Bea Cukai.

 

“Untuk pelaku usaha menengah ke atas sudah kami kemas. Kami akan menggandeng Bea Cukai,” ujar Mustofa, Rabu (6/1/2016).

 

Usaha menggandeng Bea Cukai itu untuk melindungi produk yang dihasilkan UMKM dari serbuan produk-produk luar negeri. Selain itu, Mustofa menjanjikan membuka jaringan pasar luar negeri. Itu lantaran produk UMKM Kudus dinilai sudah layak untuk disandingkan dengan produk-produk luar negeri.

 

“Jaringan pasar internasional akan kami buka lebih luas lagi. Kami punya biola bambu yang kualitasnya juga tidak kalah. Kami  sudah meminta Bea Cukai untuk membuat drafnya,” tandas Mustofa. (Oby)

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

84 − 83 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.