Habiskan Rp 1,5 Miliar, Warga Welahan Swadaya Bangun Markas Polsek

Donasi dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 1,2 miliar, dan sisanya dalam bentuk barang.

JEPARA – Mapolsek Welahan yang dibangun secara swadaya masyarakat diresmikan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono. Bangunan lantai dua tersebut menelan biaya Rp 1,5 miliar.

Peresmian Mapolsek Welahan
Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono meresmikan Mapolsek Welahan yang dibangun dari swadaya masyarakat, Senin (6/8). Foto: metrojateng.com

“Ini sebagai bukti warga Welahan percaya dan mencintai polisi,” ujar Kapolda kepada wartawan usai acara peresmian Mapolsek Welahan, Senin (6/8).

Menurutnya, sikap gotong royong dalam pembangunan Mapolsek Welahan ini harus dibalas dengan pengabdian kepada masyarakat.

“Ubah kultur budaya menjadi budaya pelayanan dengan sepenuh hati, kedepankan hati nurani dalam melayani masyarakat,” tuturnya.

BACA JUGA: Kepergok Bertindak Asusila, Pasangan Ini Dinikahkan Kapolsek

Kapolsek Welahan, AKP Rismanto menambahkan, justru dengan adanya dukungan masyarakat dalam pembangunan mapolsek tersebut dapat meningkatkan kesadaran anggota untuk menjaga kinerja yang lebih baik.

Proses pembangunan yang dimulai sejak Oktober 2017 itu kini sudah selesai.

“Independensi Polri tetap kita junjung tinggi. Kinerja Polri sesuai aturan yang berlaku. Kita justru akan meningkatkan kinerja karena pembangunan ini sebagai wujud kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” paparnya.

Ke depan, selain sebagai penegak hukum pihaknya juga masih akan menggerakkan kegiatan bhakti sosial. Hal itu untuk membantu masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan.

BACA JUGA: Lomba Burung Untuk Bangun Markas Polsek

“Kita ada giat bhakti sosial, dan ini akan terus kita lakukan. Dalam kesempatan ini kita sampaikan terima kasih kepada masyarakat Welahan, dan pihak yang ikut membantu dalam pembangunan,” imbuhnya.

Sementara, Ketua Panitia Pembangunan Mapolsek Welahan, Nur Ali Zein mengatakan, biaya pembangunan sebesar Rp 1,5 miliar. Donasi dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 1,2 miliar, dan sisanya dalam bentuk barang.

“Semuanya sumbangan masyarakat. Tentu sifatnya sukarela, tidak ada paksaan,” pungkas dia.(MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.