H-2, Jalur Masuk Semarang Semakin Padat

image
Arus lalu lintas menuju Semarang terpantau padat

SEMARANG – Memasuki H-2, Rabu (15/7), arus mudik di Jalur Pantura Semarang-Kendal nampak padat. Kepadatan didominasi oleh roda dua dan kendaraan pribadi yang hendak masuk Kota Semarang.

Padatnya arus mudik pun membuat antrean kendaraan mengular cukup panjang dengan kondisi padat merayap walaupun tidak terjadi kemacetan yang cukup parah. Adanya pasar tumpah seperti Pasar Mangkang, pertigaan Pasar Jrakah, perempatan Krapyak dan Bundaran Kalibanteng menjadi beberapa faktor penyebab terjadinya antrean kendaraan.

Dari catatan petugas pos keamanan Polrestabes Semarang, hingga siang tadi tercatat sekitar 75-100 kendaraan roda dua yang masuk tiap menitnya. Sementara untuk kendaraan roda dua setiap menit melintas 60-80 kendaraan.
“Kenaikan sudah sangat terlihat. Jika pada Selasa (14/7) jam yang sama melintas sekitar 50 kendaraan roda dua dan 50 mobil tiap menitnya,” kata Kepala Pos Pengamanan Mudik Polrestabes Semarang, AKP Joko Hendro, melalui Aiptu W. Satyawan.

Dirinya memprediksi puncak arus mudik memang terjadi pada Rabu (15/7) siang hingga malam ini dengan jumlah kendaraan pemudik yang lebih besar. “Melihat situasi di perbatasan masuk Brebes, malam ini jumlah pemudik akan terus naik sampai besok Kamis (16/7),” tuturnya.

Banyaknya pemudik yang melintas masuk Semarang pada H-2 lantaran para pemudik sengaja berangkat setelah mendapatkan libur atau cuti lebaran. “Sudah banyak yang libur kerja, mungkin peningkatan arus mudik dipengaruhi faktor itu juga,” pungkasnya.

Aktivitas arus mudik pun terlihat cukup tinggi di Terminal Induk Mangkang. Dari pantauan yang ada, hingga sore ini nampak ratusan penumpang turun dari bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) untuk melanjutkan perjalanan ke beberapa kota lain dan daerah lain. ” Mulai ramai pada H-3 lalu, hari ini puncaknya, kira-kira sampai besok,” kata salah satu petugas Pos Pengamanan Mudik Terminal Mangkang, Bambang S.

Para penumpang yang turun di Terminal Mangkang, lanjut dia, biasanya berasal dari beberapa wilayah yang dekat dengan Semarang seperti Kaliwungu, Kendal, Batang. Selain itu beberapa penumpang bus yang naik melalui terminal Mangkang dengan tujuan akhir Semarang pun melanjutkan perjalan ke daerah Solo, Boyolali, Yogyakarta, Wonogiri, Jepara, Kudus dan beberapa kota lainnya. “Agen bus sudah ada di terminal ini, sehingga para pemudik mudah untuk melanjutkan perjalanan,” bebernya.

Dirinya mempaparkan, dari perhitungan pada H-4 kemarin tercatat 667 bus yang datang dengan membawa 19.569 penumpang. Sementara untuk bus yang berangkat sebanyak 661 Unit dengan jumlah penumpang 19.118 penumpang.
“Pada Selasa (14/7) atau H-3 kemarin tercatat ada kenaikan yakni 739 bus yang datang dengan membawa 21.464 penumpang dan 717 bus yang berangkat dengan mengangkut total 21.169 penumpang,” jelasnya. (ans)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 41 = 45

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.