Gunung Merbabu dan Andong Kompak Membara

image
Hutan Gunung Merbabu terbakar, diduga akibat ulah para pendaki.

MAGELANG- Gunung Andong yang terletak di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang kembali terbakar. Sampai malam hari ini, api masih nampak terlihat menyala meski kecil.

Humas Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara, Herman Sutrisno mengatakan, meski secara umum sudah berhasil dipadamkan, namun memang masih terlihat ada titik api yang menyala. “Tapi kelihatanya sudah mengecil. Titik api terlihat di dusun Kalisat Desa Girirejo petak 28,” katanya saat dihubungi malam ini.

Ia menjelaskan, kebakaran hutan di Gunung Andong terjadi di petak 27
d1 masuk di wilayah Desa Jogoyasan. Luas lahan yang terbakar 2
hektar.

Kebakaran meluas hingga petak 28 a2 dengan luas 2 hektar masuk
wilayah Desa Girirejo. Lahan yang terbakar berupa semak-semak.
Diduga kebakaran terjadi karena ulah pencari rumput yang tidak
disiplin dengan membuang api secara sembarangan.

Menurut Herman, api mulai nampak menyala sekitar pukul 14.00 siang tadi. Petugas Perhutani dibantu TNI, Polri, relawan dan puluhan warga Girirejo dan Jogoyasan beramai-ramai memadamkan api di kawasan hutan di Gunung Andong yang masuk RPH Pagergunung BKPH Ambarawa KPH Kedu Utara.

Ia mengatakan, malam ini petugas terus melakukan pemantauan. “Sangat beresiko melakukan pemadaman malam hari, mereka sudah turun namun tetap terus memantau,” terangnya.

Dari catatannya, selama musim kemarau ini, sudah terjadi 6 kali
kebakaran di Gunung Andong.

Adapun kebakaran di Gunung Merbabu juga belum sepenuhnya padam. Gunung Merbabu selama kemarau ini telah mengalami tiga kali kebakaran hutan. Kebakaran terakhir terlihat di kawasan Boyolali dan telah merambat ke daerah hutan lindung di wilayah Kabupaten Semarang.

“Lokasi api diketahui ada di jurang Grawah. Mohon doanya supaya api dapat segera padam,” kata Agus Sutrimo, warga Thekelan, Kopeng.
(MJ-24/ren)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 1 = 6

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.