GPA Soropadan jadi Learning Centre Petani Modern

TEMANGGUNG – Gelar Promosi Agribisnis (GPA) Soropadan ke-8 sebagai usaha Pemerintah Provinsi Jateng untuk mengantarkan petani di wilayah ini sebagai petani modern. Di GPA yang berlangsung selama 5 hari, Kamis-Senin, 26-30 Juli, diperlihatkan kualitas komoditas yang bagus dan diharapkan pula menjadi learning centre atau tempat belajar pertanian modern.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memanen kedelai di Soropadan dalam kegiatan Gelar Promosi Agribisnis (GPA) ke-8 Soropadan Temanggung, Jumat (27/7). Foto: ch kurniawati

“Kita lihat semakin kesini makin bagus, yang dagang semakin banyak. Tadi kita lihat lelang, wilayah Jambi beli 20 ton  bawang merah. Saat ditanya kalau beli 100 ton bisa siap, dijawab siap,” kata Gubernur Ganjar Pranowo di sela-sela meninjau stand GPA di Soropadan Temanggung, Jumat (27/7).                                                                                              Menurut Ganjar, sebenarnya mereka yang sudah tahu dimana titik temu atau pasar yang bisa dikunjungi, mereka bisa jual lebih banyak lagi. Di GPA ini, merupakan perdagangan antar daerah, sehingga tempat ini dijadikan learning centre.

“Harapannya, semua belajar bibit bagus, cara jual bagus kelola juga bagus, sehingga mereka bisa menjadi petani yang modern,” harapnya.

Ganjar berharap agar kegiatan ini tidak dilaksanakan hanya setahun sekali, namun bisa menjadi kegiatan harian.

Dalam sambutannya, Ganjar menyebut jumlah petani di Jawa Tengah mencapai 2,8 juta lebih. Data petani sangat penting untuk diketahui, agar pemerintah bisa membuat kebijakan yang bertujuan lebih menyejahterakan petani.

“Kita juga akan dorong petani menjadi petani modern yang bisa melakukan ekspor,” ujarnya.

Saat ini, Kementerian Pertanian sudah berhasil mengekspor 4 komoditas pertanian, antara lain beras bawang merah, jagung dan cabai. Dengan melakukan ekspor, imbuh Ganjar, pasar dunia bisa diambil oleh negara Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jateng, Yuni Astuti menjelaskan, GPA ke 8  2018 mengambil tema “Modernisasi Pertanian Jateng, Menuju Kedaulatan Pangan”.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan produk-produk pertanian, tempat bertemunya produsen dan konsumen, publikasi dan informasi, edukasi serta rekreasi.

Berbagai kegiatan akan dilaksanakan dalam event ini. Di antaranya adalah pameran teknologi pertanian, bursa komoditas pertanian unggulan, seminar, sarsehan dan lokakarya, konsultasi perbankan, kontak bisnis, lomba burung berkicau, merangkai tanaman obat, serta cerdas cermat SMK pertanian.

Kegiatan ini dihadiri staf ahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur, Ani Handayani dan pejabat Provinsi Jateng lainnya. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.