Gerakan Indonesia Menabung di Jateng Tumbuh Positif

Dalam mendorong GIM di kabupaten/kota di Jateng, berbagai upaya dilakukan seperti berkoordinasi dengan pemda dan perbankan.

Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Aman Santosa memberikan keterangan kepada media terkait, Jumat (6/12/2019), acara Jateng Financial Expo 2019 yang akan diselenggarakan di Taman Indonesia Kaya Semarang, Minggu (8/12/2019). Foto : metrojateng.com/anggun.

SEMARANG – Gerakan Indonesia Menabung (GIM) yang menyasar pelajar di Jawa Tengah tumbuh 11,38 persen sejak diluncurkan bulan September lalu. Gerakan direspons positif oleh masyarakat terutama sekolah dan pelajar.

GIM merupakan bentuk tindak lanjut atas Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (Perpres SNKI) dan Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung serta pertemuan antara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Gubernur Jawa Tengah, serta perwakilan Industri Jasa Keuangan pada tanggal 13 September 2019. Pada pertemuan tersebut telah dilakukan penandatanganan Komitmen Bersama Pencanangan Hari Indonesia Menabung Provinsi Jawa Tengah  sebagaimana Jateng ditunjuk sebagai pilot project.

Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Aman Santosa mengatakan, berdasarkan data pembukaan rekening pelajar SMP/MTs hingga bulan November 2019, tercatat sebanyak 190.177 rekening atau sebesar 11,83 persen dari total pelajar di Jawa Tengah.

“Kami bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan edukasi keuangan dan mendorong percepatan program pembukaan rekening untuk siswa/siswi di Provinsi Jawa Tengah,” katanya saat jumpa pers pra acara Jateng Financial Expo 2019 di Kantor OJK Regional 3, Jumat (6/12/2019).

Diketahui, jumlah siswa SMP/MTs di Jawa Tengah sebanyak 1,6 juta orang dari 5.027 sekolah.

“Jika dalam dua bulan sudah ada 190.177 pembukaan rekening baru, artinya gerakan ini direspons baik oleh sekolah ataupun siswa,” tuturnya didampingi Direktur Pengawasan LJK OJK Kantor Regional 3 Jawa Tengah dan DIY selaku Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (Forkom- IJK) Provinsi Jawa Tengah, Indra Yuheri.

Dalam mendorong GIM di kabupaten/kota di Jateng, berbagai upaya dilakukan seperti berkoordinasi dengan pemda dan perbankan. Hasilnya terjadi aktivitas edukasi dan kunjungan ke sekolah sebanyak 1.409 kali.

“Kami libatkan BNI, BRI, Bank Jateng dan bank lainnya untuk menjangkau pelosok daerah menyebarluaskan gerakan ini ke sekolah-sekolah. Melalui langkah ini siswa dapat membuka rekening dengan mudah, hanya dengan kartu pelajar, dan setoran pertama Rp 5.000,” jelas Aman.

Maka itu, pada acara Jateng Financial Expo 2019 yang akan digelar di Taman Indonesia Kaya Semarang, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (Forkom- IJK) akan memberikan penghargaan dalam rangka Gerakan Indonesia Menabung kepada kabupaten/kota, bank dan SMP/MTs dengan kategori, kabupaten/kota dengan pembukaan tabungan SMP/MTs terbanyak se-Jawa Tengah; kabupaten/kota dengan kegiatan edukasi keuangan untuk SMP/MTs terbanyak se-Jawa Tengah; bank dengan pembukaan tabungan pelajar SMP/MTs terbanyak se-Jawa Tengah; bank dengan kegiatan edukasi keuangan untuk SMP/MTs terbanyak se-Jawa Tengah; dan sekolah dengan pembukaan rekening tabungan SMP/MTs terbanyak se-Jawa Tengah. (Pus)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.