Gelontor Rp 600 Miliar untuk Kebut Pembangunan Stadion Jatidiri

Sambut Asian School Games

Uang ratusan miliaran itu bakal dipakai untuk membiayai tahap finishing kompleks homebase PSIS Semarang .

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah, Sinoeng Rachmadi saat ditemui usai Prime Topic di Gets Hotel. (dokumentasi metrojateng.com)

 

SEMARANG – Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah, Sinoeng Rachmadi menargetkan kompleks Gelanggang Olahraga Jatidiri bisa digunakan untuk mendukung penyelenggaraan Asian School Games (ASG) XI di Semarang.

Untuk mewujudkannya, Sinoeng menyatakan saat ini dinasnya telah mengucurkan alokasi dana bersumber dari APBD senilai Rp 600 miliar untuk mengebut proyek renovasi Stadion Jatidiri.

Sinoeng berkata uang ratusan miliaran itu bakal dipakai untuk membiayai tahap finishing kompleks homebase PSIS Semarang tersebut.

“Semoga awal Maret ini sudah kita ketahui pemenang tender. Berkas lelang juga sudah kita serahkan ke ULP Biro Pengadaan Barang dan Jasa. Kalau sudah diketahui pemenangnya, proyeknya sudah bisa dikerjakan,” ujar Sinoeng, usai ikut diskusi bebas prime topic bersama Sindo Trijaya, di Lobi Gets Hotel, Jalan Mataram, Semarang Timur, Selasa (19/2/2019).

Ia berharap di triwulan pertama 2019 renovasi kompleks Stadion Jatidiri sudah tuntas dikerjakan.

Dengan begitu, ia tinggal mengerjakan fasilitas penunjang lainnya seperti toilet, ornamen dinding stadion dan fasilitas umum lainnya di tahun 2020 nanti.

“Harapannya, 2020 sudah bisa digunakan,” paparnya.

Proyek finishing yang kini sedang ia kebut berupa fasilitas penunjang utama untuk cabor bola voli pasir, lintasan sepatu roda dan tribun stadion.

Tahapan itu kini sudah dikerjakan sekitar 40 persen. Namun demikian, ia menegaskan tim PSIS Semarang belum bisa memakai Stadion Jatidiri karena pengerjaannya belum selesai semua.

“Tapi kita ingin ngejar target supaya bisa memakai GOR Jatidiri untuk Asian School Games,” tukasnya. (far)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.