Gelapkan Duit Pajak, Nganten Baru Masuk Tahanan

image

SOLO– Keinginan Anastasia Galuh Rakasita untuk menikmati masa-masa indahnya sebagai pengantin baru harus tertunda. Pasalnya, awal bulan Agustus lalu ia dijebloskan ke tahanan lantaran diduga terlibat kasus penggelapan uang perusahaan senilai Rp 18 juta.
 
Berdasarkan keterangan yang didapatkan, perempuan asal Joyotakan Serengan ini tidak membayarkan setoran pajak yang sudah diberikan perusahaan kepadanya. Padahal pajak itu seharusnya dibayarkan pada tahun 2014 silam. Saat itu, Anastasia sedang bekerja menjadi staff administrasi di sebuah perusahaan toko elektronik kenamaan di Solo.
 
“Jadi awal mula tersangka dipercaya oleh perusahaan untuk membayarkan pajak tersebut, namun seiring berjalannya waktu pihak pajak menagih ke perusahaan tersebut, seketika perusahaan curiga dan melaporkan tersangka ke pihak kepolisian,” jelas Aiptu Suharyanto Kabag Humas mewakili Kpolsek Serengan Kompol Edi Wibowo saat gelar perkara di aula polsek setempat, Kamis (20/8) siang.
 
Suharyanto menerangkan, seusai menggelapkan uang tersebut, Anastasia izin cuti untuk menikah, sehingga pihak perusahaan memilih menunggu hingga ia masuk kerja kembali. Namun Anastasia justru tak kembali di saat masa cutinya habis.
 
“Ya setelah itu kita lakukan penangkapan, tersangka kita tangkap di kawasan Boyolali. Setelah kami selidiki, uang itu telah habis untuk mencukupi kebutuhan hidupnya,” katanya.
 
Saat penangkapan, Anastasia sempat kaget hingga mendapat perawatan medis selama satu hari lamanya. Berdasarkan rekam jejak tim medis, dia pernah sekali melakukan percobaan bunuh diri, sehingga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Anastasia langsung di bawa ke Rutan Solo.

Atas perbuatannya tersebut, dia dijerat Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (dit)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

60 − 59 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.