Gedung Baru Dinas Kesehatan Kota Semarang Telan Dana Rp 70 Miliar

Pembangunan gedung setinggi 10 lantai akan dilaksanakan dengan sistem anggaran tahun jamak.

SEMARANG- Gedung Dinas Kesehatan Kota Semarang yang baru mulai dibangun di kantor lama di Jalan Pandanaran, Kota Semarang, Senin (5/11/2018). Gedung tidak hanya kantor, tapi juga lahan parkir bertingkat bagi kendaraan di sekitar Jalan Pandanaran.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan sejumlah pejabat mengikuti acara pembangunan gedung Dinas Kesehatan Kota Semarang, di Jalan Pandanaran, Senin (5/11/2018). Foto: metrojateng.com/Masrukhin Abduh

Sekretaris Dinas Tata Ruang Kota Semarang, Irwansyah mengatakan, pembangunan gedung setinggi 10 lantai itu akan dilaksanakan dengan sistem anggaran tahun jamak senilai Rp 70 miliar dari APBD Kota Semarang.

“Pembangunan tahap pertama tahun 2018 ini dianggarkan sebesar Rp 23 miliar. Kemudian tahap berikutnya tahun 2019 sekitar Rp 46 miliar,” katanya saat seremonial pembangunan gedung.

Tahap pertama pembangunan ini akan meliputi kegiatan pembuatan pondasi, basement sampai dengan struktur dua lantai. Kegiatan pekerjaan sisanya sampai finishing akan diselesaikan tahun 2019.

Menurutnya, pembangunan gedung 10 lantai itu terdiri atas basement untuk parkir, lantai 1 dan 2 untuk Puskesmas Pandanaran, lantai 3-5 untuk parkir, dan selanjutnya lantai 6-10 untuk gedung Dinas Kesehatan Kota Semarang.

“Kami berharap dukungan seluruh masyarakat dan stakeholders, supaya pembangunan ini bisa berjalan lancar dan bisa berfungsi secara optimal dan mampu meningkatkan citra kota dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pembangunan gedung parkir juga akan dilengkapi jembatan penghubung ke pusat oleh-oleh Pandanaran. Karenanya ia minta gedung nantinya dilengkapi dengan lift selain juga tangga biasa.

“Itu kayak yang di luar negeri dan beberapa kota besar lainnya. Kalau pakai lift buat disabilitas juga lebih mudah, untuk pemakaian trotoar juga lebih nyaman. Karena mereka tidak perlu naik turun tangga manual,” jelasnya.

Keberadaan gedung parkir ini juga diharapkan nantinya bisa menjadi solusi masalah kemacetan di kawasan Jalan Pandanaran terutama di sekitar pusat oleh-oleh. Sehingga masalah kemacetan akan teratasi dan pengunjung pusat oleh-oleh semakin bertambah nyaman. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.