indonesia-cari-bakat

Ganjar Tegaskan Vaksinasi Gradhika Untuk 50 Tahun Ke Atas

Membludaknya Animo Masyarakat Untuk Vaksin

Dijaga Ketat – Petugas menutup pintu gerbang Gubernuran, akibat membludaknya masyarakat yang ingin vaksin di Gradhika.((tya)

 

SEMARANG, METROJATENG.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan program vaksinasi di Gedung Gradhika Bhakti Praja diperuntukkan warga berusia 50 tahun ke atas. Bagi warga usia di bawahnya bolehnikut vaksin namun syaratnya harus membawa orang tua atau tetangga berusia minimal 50 tahun sebanyak dua orang.

Hal itu dikatakan Ganjar saat mengecek pelaksanaan vaksinasi, Rabu (9/6). Saat itu nampak sebagian warga ditolak karena masih berusia di bawah 50 tahun.

“Sekarang pulang dulu, besok ke sini lagi bawa orang tuanya ya, yang usianya 50 tahun lebih. Tetangga juga boleh, yang penting manula. Karena vaksin ini kita prioritaskan manula dulu,” kata Ganjar.

Ganjar sendiri kembali melakukan pemantauan. Sebelum bertolak ke Boyolali untuk mengecek penanganan Covid-19 di sana, Ganjar menyempatkan diri untuk menengok proses vaksinasi.

“Nah gini, sudah tertib. Ayo bapak ibu yang tertib ya. Ingat yang diprioritaskan yang lansia dulu, di atas 50 tahun,” kata Ganjar pada warga.

Ganjar menerangkan bahwa program vaksinasi diprioritaskan untuk lansia. Sebab saat ini, jumlah vaksin masih sangat terbatas.

“Nanti bulan Juli kita akan dapat stok vaksin banyak, nah nanti itu bisa dipakai untuk selain lansia. Jadi sabar ya, kita prioritaskan dulu yang lansia,” ucap Ganjar.

Ganjar juga mengimbau warga yang akan vaksinasi di Pemprov agar tetap taat protokol kesehatan. Pihaknya telah mengevaluasi dan membuat protokol antrean baru agar tidak terjadi kepadatan seperti pagi tadi.

“Mereka datang terlalu pagi, dan kita lambat untuk mengantisipasi. Maka begitu saya dikabari ada kerumunan, saya langsung cek. Ternyata mereka datang sebelum jam layanan, jadi belum terantisipasi model antrinya. Tapi tadi begitu saya datang, langsung diatur,” jelasnya.

Selain itu ada informasi keliru yang beredar di masyarakat. Dalam informasi di group-group Whatsapp, beredar yang bisa divaksin adalah usia 18-59 tahun.

“Kita coba atur ulang sistemnya, alhadulillah sudah bisa diperbaiki. Ini saya lihat sudah tertib, sampai siang ini sudah tertib,” pungkasnya. (tya)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.