Ganjar Minta Warga Jateng Bantu Bangun Kembali Wamena

Menurut Ganjar, kondisi Wamena saat ini sudah membaik dan tidak perlu ada yang dikhawatirkan.

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta masyarakat Jawa Tengah yang ada di Wamena, Papua tetap tenang. Meski Pemprov Jateng sudah siap apabila masyarakat minta dipulangkan, namun Ganjar berharap itu hanya opsional saja.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochammad Effendi serta Didi Kempot dan tokoh Papua saat menyerukan ajakan menjaga kebhinekaan dan persatuan NKRI di panggung Pagelaran Seni Budaya Nusantara di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Semarang, Sabtu (7/9/2019) malam. Foto: metrojateng.com/dok

Hal itu disampaikan Ganjar saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (8/10/2019). Menurut Ganjar, kondisi Wamena saat ini sudah membaik dan tidak perlu ada yang dikhawatirkan.

“Tidak semua minta pulang kok, beberapa justru ingin tetap di sana. Memang sudah ada beberapa yang pulang dan ada yang ingin pulang, tapi kami harap kalau kondisi Wamena sudah membaik, saya sarankan kembali ke sana,” kata dia.

Dari informasi yang didapat, Ganjar lega karena kondisi saat ini sudah kondusif. Untuk itu, Ganjar menyarankan agar warga Jateng tidak buru-buru untuk memutuskan pulang kampung.

“Kondisinya sekarang kondusif, hari ini melegakan. Mudah-mudahan menjadi baik. Maka saya sarankan, kalau disana sudah aman, kembali lagi ke sana. Mari rame-rame saling membantu, menjaga kondusifitas, membantu pekerjaan pembangunan yang ada di sana,” tegasnya.

Pihak Pemprov Jateng lanjut Ganjar sudah mengirimkan tim untuk pergi ke Papua. Tujuannya untuk mendata sekaligus berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk masyarakat.

“Kesra kita sudah ke sana satu tim, sudah berkomunikasi dengan pemerintah setempat dan masyarakat. Mereka berkomitmen untuk saling menjaga,” imbuhnya.

Bahkan Ganjar mendapat kabar dari Kapolda Papua tentang kondisi Wamena saat ini. Menurut Kapolda Papua, kondisi di Wamena sudah berangsur membaik.

“Saya tanya ke Kapolda, apa perlu saya ke sana sekarang, jawabnya belum perlu karena kondisi membaik. Kami selalu update informasi dari sana, dan memantau masyarakat yang ada di daerah itu,” terangnya.

Sekadar diketahui, kerusuhan terjadi di Wamena pada Senin (23/9) lalu. Kerusuhan yang diduga karena kesalahpahaman seorang guru saat mengajar di sekolah itu berbuntut panjang dan meluas. Kerusuhan terus membesar dan menimbulkan korban jiwa. Banyak warga terpaksa mengungsi karena kondisi yang tidak kondusif di lokasi tersebut. (duh)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.