Ganjar: Menteri Susi Sudah Bolehkan Cantrang, Kenapa Masih Demo?

SEMARANG – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku heran dengan unjuk rasa besar-besaran di Batang dan Rembang. Padahal setahu dia sudah ada sikap kompromi dari Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

“Saya heran saja, kan sudah kita komunikasikan, sudah diberikan toleransi,” katanya, di Kantor Gubernur Jateng, Selasa (3/3).

Yang dimaksud Ganjar ialah sikap Susi yang telah mengizinkan penggunaan cantrang untuk nelayan di Jawa Tengah. Susi mengembalikan aturan di Pemprov Jateng yang membolehkan penggunaan cantrang untuk kapal di bawah 30GT dan area tangkap di bawah 12 mil. Tapi untuk kapal di atas 30GT dan area lebih dari 12 mil atau keluar dari Jateng tidak boleh menggunakan cantrang.

Izin Menteri Susi merespon surat Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada Januari lalu. Dalam suratnya, Ganjar menyatakankan bahwa pemberlakuan Permen 2/2015 akan berdampak terhadap kesejahteraan nelayan, pengolah dan pemasar perikanan di Jawa Tengah.

Dalam surat tersebut ia menuliskan, berdasarkan UU 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dinyatakan bahwa, kelautan dan perikanan merupakan urusan pemerintah pilihan (bagian dari urusan pemerintah daerah). Selain itu pemerintah daerah memiliki kewenangan dalam pengelolaan penangkapan ikan di wilayah laut sampai 12 mil, penertiban ijin usaha perikanan tangkap untuk perikanan berukuran diatas 5 GT sampai 30 GT, serta pengawasan sumber daya kelautan.

“Jadi tanpa itu (demo) pun kelompok nelayan akan kita bantu. Bahkan sehari setelah keputusan menteri itu ada, sudah kita komunikasikan,” kata Ganjar.

Ganjar mengimbau para nelayan untuk berunjuk rasa dengan damai. Menurutnya, aksi yang berujung keributan itu sama sekali tidak produktif. “Tidak perlu buat keramaian lain, karena sudah kita bantu. Nanti kalau show off terus dan melampiaskan kemarahannya, kemudian merusak dan semuanya rugi,” jelasnya.

Gubernur kemudian membuka SMS dari Menteri Susi yang menyatakan bahwa penggunaan cantrang akan merusak habitat ikan. “Tanpa cantrang, ikan akan banyak lagi di laut dan pendapatan nelayan akan meningkat. Selama sepuluh tahun lalu negara tidak hadir untuk nelayan, sekarang negara hadir,” kata Ganjar membacakan pesan dari Susi.(byo)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 57 = 63

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.